Industri Pet Food Soroti Tekstur Berserat sebagai Nilai Tambah Produk

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:35 WIB
loading...
Industri Pet Food Soroti...
Perbedaan tekstur pada makanan basah kucing belakangan menjadi perhatian di kalangan pelaku industri pet food dan konsumen. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Perbedaan tekstur pada makanan basah kucing belakangan menjadi perhatian di kalangan pelaku industri pet food dan konsumen. Tekstur pakan yang tidak selalu halus, mulai dari menyerupai pasta hingga lebih padat dan berserat, dinilai mencerminkan proses pengolahan serta kualitas bahan baku yang digunakan produsen.

Fenomena ini sejalan dengan pertumbuhan segmen pakan hewan premium di Indonesia, di mana pemilik hewan peliharaan semakin kritis terhadap komposisi dan manfaat nutrisi produk. Pelaku usaha menilai, pemahaman konsumen terhadap karakteristik pakan dapat memengaruhi preferensi pasar dan mendorong inovasi berbasis kualitas bahan alami.

"Tekstur yang lebih berserat menunjukkan adanya integritas protein yang lebih tinggi. Secara fisiologis, serat daging ini merangsang indra perasa kucing dan memberikan pengalaman makan yang lebih alami, sesuai dengan sifat asli mereka yang menyukai aroma serta tekstur daging segar," jelas drh. Ricki Halim dalam pernyataannya, dikutip Selasa (20/1/2026).

Baca Juga: Bawa Misi Kesehatan Lewat Pangan Berkualitas di Pameran Internasional

Ia menjelaskan, secara anatomi kucing merupakan karnivora sejati, sehingga struktur daging alami memiliki serat yang tidak dapat menjadi sangat halus tanpa proses penghancuran ekstrem. Karena itu, tekstur berserat pada pakan basah umumnya menandakan penggunaan daging asli yang digiling, bukan bahan yang telah diproses secara berlebihan.



Dalam perspektif bisnis nutrisi hewan, penggunaan daging asli juga berkaitan dengan konsep nutrient density atau kepadatan nutrisi. Tekstur pakan yang lebih padat mencerminkan kandungan protein hewani yang lebih terkonsentrasi, sehingga dalam porsi kecil sekalipun hewan peliharaan tetap memperoleh asupan gizi optimal.

Kepadatan nutrisi tersebut dinilai menjadi nilai tambah produk di segmen menengah atas, seiring meningkatnya kesadaran pawrents terhadap kebutuhan biologis kucing. Kondisi ini mendorong produsen untuk menekankan transparansi bahan baku dan proses produksi dalam strategi pemasaran.

Baca Juga: Inovasi Digital Jadi Standar Kesehatan Hewan Peliharaan

Pelaku industri menilai, konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan tampilan visual pakan, tetapi juga membaca label kemasan untuk memastikan sumber protein dan kualitas nutrisi. Edukasi pasar pun menjadi bagian penting dalam memperluas pangsa pakan berbasis daging asli.

Tekstur pakan basah kucing yang berserat dipandang bukan sebagai kekurangan produk, melainkan sebagai indikator kualitas yang sejalan dengan tuntutan pasar pet food premium yang terus berkembang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Ramadan Bank...
Program Ramadan Bank Mandiri Beri Manfaat dan Nilai Tambah bagi Masyarakat
Sepanjang 2024, PLN...
Sepanjang 2024, PLN EPI Ciptakan Value Creation Rp14,08 Triliun
Dorong Inovasi, Petrokimia...
Dorong Inovasi, Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp357 Miliar
Resmikan Pabrik Emas...
Resmikan Pabrik Emas Freeport di Gresik, Prabowo: Kita Tidak Ingin hanya Jual Bahan Baku
Program Optimus PHE...
Program Optimus PHE Cetak Cost Optimization USD699 Juta
Pertagas Ciptakan Nilai...
Pertagas Ciptakan Nilai Tambah Rp395 Miliar Melalui Inovasi Berkelanjutan
Pertemuan DJKI dan APKI...
Pertemuan DJKI dan APKI Bahas Potensi Indikasi Geografis Kelapa
Rekomendasi
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Polda Metro Jaya Jadwalkan...
Polda Metro Jaya Jadwalkan Periksa Awkarin Hari Ini Terkait Kasus Hanania Travel
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Berita Terkini
Tips MotionTrade: 4...
Tips MotionTrade: 4 Langkah Wajib Saat Terindikasi Penipuan Investasi
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Infografis
Rusia Tolak Gencatan...
Rusia Tolak Gencatan Senjata sebagai Solusi Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved