Program Optimus PHE Cetak Cost Optimization USD699 Juta
Rabu, 05 Maret 2025 - 12:12 WIB
loading...
PHE sepanjang 2024 menciptakan nilai tambah dan meraih Cost Optimization sebesar USD699 juta. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Subholding Upstream Pertamina ,PT Pertamina Hulu Energi ( PHE ), menciptakan nilai tambah dan meraih cost optimization perusahaan sebesar USD699 juta melalui program Optimus. Sepanjang2024, Pogram Optimus PHE dijalankan melalui beragam inovasi dan efisiensi di berbagai lini, termasuk melakukan cost saving serta sinergi juga kolaborasi antarpihak dan stakeholder.
Sukses tersebut diapresiasi penuh oleh PT Pertamina (Persero) dalam ajang Cost Optimization 2024 Appreciation Day di Grha Pertamina, Rabu (26/2) lalu yangmengambiltema "Igniting Efficiency, Shaping The Future".Subholding Upstream Pertamina mendapatkan penghargaan utama sebagai pemenang Grand Champion Subholding.
Baca Juga: Perang Dagang China dan AS Makin Panas, Beijing Terapkan Tarif 15%
Penghargaan diberikan langsung oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, didampingi Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, diterima oleh Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis PHE, Rachmat Hidajat, dan Komisaris Utama PHE, Rinaldi Firmansyah, serta direksi dari Regional Subholding Upstream dan tim Optimus Subholding Upstream.
Selain berhasil mendapatkan apresiasi sekaligus penghargaan Grand Champion, Grup Subholding Upstream Pertamina juga berhasil mendapatkan apresiasi lainnya yaitu Best Synergy Program 1 Cost Optimization 2024 "Borderless Operation di Subholding Upstream" diraih oleh PT Pertamina Hulu Rokan, PT Pertamina EP, PT Pertamina Hulu Indonesia, dan PT Pertamina EP Cepu.
Best Synergy Program 3 Cost Optimization 2024 "Peningkatan Ekspansi Pasar Internasional" diraih oleh PT Pertamina Internasional EP. Best Achievement Cost Optimization 2024 diraih oleh PT Pertamina Internasional EP, dan Best PIC Cost Optimization 2024 diraih oleh Sudarwanto dari PT Pertamina Hulu Energi.
Simon menegaskan, keberhasilan di tahun 2024 ini sangat luar biasa. Namun, kata dia, terdapat beberapa tantangan pada 2025, yang dapat diantisipasi dengan memperkuat sinergi yang tidak hanya untuk menurunkan biaya, tetapi juga untuk menciptakan pertumbuhan pendapatam. Pertamina Group, tegas dia, harus mengembangkan new revenue stream dalam menciptakan peluang bisnis baru yang dapat mendongkrak pendapatan.
Sukses tersebut diapresiasi penuh oleh PT Pertamina (Persero) dalam ajang Cost Optimization 2024 Appreciation Day di Grha Pertamina, Rabu (26/2) lalu yangmengambiltema "Igniting Efficiency, Shaping The Future".Subholding Upstream Pertamina mendapatkan penghargaan utama sebagai pemenang Grand Champion Subholding.
Baca Juga: Perang Dagang China dan AS Makin Panas, Beijing Terapkan Tarif 15%
Penghargaan diberikan langsung oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, didampingi Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, diterima oleh Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis PHE, Rachmat Hidajat, dan Komisaris Utama PHE, Rinaldi Firmansyah, serta direksi dari Regional Subholding Upstream dan tim Optimus Subholding Upstream.
Selain berhasil mendapatkan apresiasi sekaligus penghargaan Grand Champion, Grup Subholding Upstream Pertamina juga berhasil mendapatkan apresiasi lainnya yaitu Best Synergy Program 1 Cost Optimization 2024 "Borderless Operation di Subholding Upstream" diraih oleh PT Pertamina Hulu Rokan, PT Pertamina EP, PT Pertamina Hulu Indonesia, dan PT Pertamina EP Cepu.
Best Synergy Program 3 Cost Optimization 2024 "Peningkatan Ekspansi Pasar Internasional" diraih oleh PT Pertamina Internasional EP. Best Achievement Cost Optimization 2024 diraih oleh PT Pertamina Internasional EP, dan Best PIC Cost Optimization 2024 diraih oleh Sudarwanto dari PT Pertamina Hulu Energi.
Simon menegaskan, keberhasilan di tahun 2024 ini sangat luar biasa. Namun, kata dia, terdapat beberapa tantangan pada 2025, yang dapat diantisipasi dengan memperkuat sinergi yang tidak hanya untuk menurunkan biaya, tetapi juga untuk menciptakan pertumbuhan pendapatam. Pertamina Group, tegas dia, harus mengembangkan new revenue stream dalam menciptakan peluang bisnis baru yang dapat mendongkrak pendapatan.
Lihat Juga :