Kinerja Bank Sulselbar Semakin Moncer
Rabu, 16 September 2020 - 21:07 WIB
loading...
A
A
A
“Fitur-fitur kita sudah semakin canggih, tidak saja di mobile banking tapi juga di layanan ATM menggandeng jaringan ATM prima dan ATM bersama, sehingga nasabah tidak dikenakan biaya atau free of charge. Ke depanpun, seluruh pemegang ATM Bank Sulselbar sudah bisa bertransaksi di luar negeri,” tuturnya.
Saat inipun, dari pemeringkatan perbankan kategori BPD posisi Bank Sulselbar di enam besar. Tahun depan, ditargetkan dari 27 BPD bisa menembus tiga besar bank dengan service excellentnya.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengapresiasi atas inovasi yang dihadirkan Bank Sulselbar dalam mendekatkan layanan ke masyarakat.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Sulsel dalam waktu dekat akan menambah lagi sahamnya di Bank Sulselbar sehingga tidak lagi menjadi pemegang saham pengendali tapi saham mayoritas.
Baca juga: Gubernur Resmikan ATM Gallery Bank Sulselbar di Jalan Ratulangi
“Kalau kita mayoritas tentu bisa mengatur sejumlah kebijakan untuk pengembangan Bank Sulselbar, apalagi berbagai inovasi-inovasi sudah dihadirkan,” katanya.
Rencananya, Pemprov Sulsel akan menambah sahammnya menjadi 51% dengan memasukkan suntikan dana sebesar Rp500 miliar yang sudah dianggarkan di APBD perubahan 2020.
“Kita akan siapkan regulasi seperti perda dan mengaturnya pada anggaran dasarnya, di mana kepemilikan Pemprov Sulsel menjadi mayoritas di dalamnya. Paling lambat tahun depan sudah bisa mayoritas, dan akan dibuatkan aturan agar tetap mayoritas,” paparnya.
Saat inipun, dari pemeringkatan perbankan kategori BPD posisi Bank Sulselbar di enam besar. Tahun depan, ditargetkan dari 27 BPD bisa menembus tiga besar bank dengan service excellentnya.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengapresiasi atas inovasi yang dihadirkan Bank Sulselbar dalam mendekatkan layanan ke masyarakat.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Sulsel dalam waktu dekat akan menambah lagi sahamnya di Bank Sulselbar sehingga tidak lagi menjadi pemegang saham pengendali tapi saham mayoritas.
Baca juga: Gubernur Resmikan ATM Gallery Bank Sulselbar di Jalan Ratulangi
“Kalau kita mayoritas tentu bisa mengatur sejumlah kebijakan untuk pengembangan Bank Sulselbar, apalagi berbagai inovasi-inovasi sudah dihadirkan,” katanya.
Rencananya, Pemprov Sulsel akan menambah sahammnya menjadi 51% dengan memasukkan suntikan dana sebesar Rp500 miliar yang sudah dianggarkan di APBD perubahan 2020.
“Kita akan siapkan regulasi seperti perda dan mengaturnya pada anggaran dasarnya, di mana kepemilikan Pemprov Sulsel menjadi mayoritas di dalamnya. Paling lambat tahun depan sudah bisa mayoritas, dan akan dibuatkan aturan agar tetap mayoritas,” paparnya.
(luq)
Lihat Juga :