Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Januari 2026 di Level 4,75 Persen
Rabu, 21 Januari 2026 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
Sejalan dengan kebijakan pelonggaran moneter BI, suku bunga perbankan mulai menunjukkan tren penurunan. Suku bunga deposito satu bulan tercatat turun sebesar 56 basis poin, dari 4,81% pada awal 2025 menjadi 4,25 persen pada Desember 2025.
Sementara itu, suku bunga kredit perbankan juga turun sebesar 39 basis poin, dari 9,20 persen pada awal 2025 menjadi 8,81 persen pada Desember 2025.
Dari sisi likuiditas, kondisi perekonomian juga semakin longgar. Pertumbuhan uang primer pada Desember 2025 tercatat meningkat menjadi 11,4% (year on year/yoy), jauh lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 6,5% (yoy). Kenaikan ini sejalan dengan langkah ekspansi likuiditas moneter yang dilakukan Bank Indonesia untuk memperkuat transmisi kebijakan suku bunga ke sektor riil.
Selain kebijakan suku bunga, BI juga memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah melalui operasi moneter di pasar valuta asing dan pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Baca Juga: BI Rate Desember 2025 Ditahan di 4,75 Persen, Begini Penjelasan Perry Warjiyo
Posisi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tercatat turun dari Rp916,9 triliun pada awal 2025 menjadi Rp730,9 triliun pada akhir 2025, dan kembali menurun menjadi sekitar Rp694,4 triliun per 20 Januari 2026.
Sementara itu, suku bunga kredit perbankan juga turun sebesar 39 basis poin, dari 9,20 persen pada awal 2025 menjadi 8,81 persen pada Desember 2025.
Dari sisi likuiditas, kondisi perekonomian juga semakin longgar. Pertumbuhan uang primer pada Desember 2025 tercatat meningkat menjadi 11,4% (year on year/yoy), jauh lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 6,5% (yoy). Kenaikan ini sejalan dengan langkah ekspansi likuiditas moneter yang dilakukan Bank Indonesia untuk memperkuat transmisi kebijakan suku bunga ke sektor riil.
Selain kebijakan suku bunga, BI juga memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah melalui operasi moneter di pasar valuta asing dan pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. Baca Juga: BI Rate Desember 2025 Ditahan di 4,75 Persen, Begini Penjelasan Perry Warjiyo
Posisi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tercatat turun dari Rp916,9 triliun pada awal 2025 menjadi Rp730,9 triliun pada akhir 2025, dan kembali menurun menjadi sekitar Rp694,4 triliun per 20 Januari 2026.
Lihat Juga :