Tukar Guling Thomas Djiwandono dan Juda Agung Bisa Jadi Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:56 WIB
loading...
Tukar Guling Thomas...
Rencana pertukaran posisi strategis antara Wamenkeu Thomas Djiwandono dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung dipandang sebagai peluang besar untuk mempererat koordinasi kebijakan ekonomi nasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Rencana pertukaran posisi strategis antara Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung dipandang sebagai peluang besar untuk mempererat koordinasi kebijakan ekonomi nasional . Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede menilai langkah ini dapat memberikan sinyal positif bagi tata kelola kebijakan jika dikelola dengan prinsip transparansi dan profesionalisme.

Menurut Josua, dukungan yang diberikan oleh Kementerian Keuangan terhadap proses transisi ini dapat dimaknai sebagai upaya strategis untuk menciptakan harmonisasi yang lebih baik antara otoritas fiskal dan moneter.

“Dukungan Menkeu bisa dibaca positif bila dimaknai sebagai upaya merapikan koordinasi fiskal-moneter agar pembiayaan negara, pengelolaan likuiditas, dan stabilitas nilai tukar berjalan lebih sinkron," jelas Josua.

Baca Juga: Independensi BI Terancam Tukar Guling Thomas Djiwandono dan Juda Agung, Benarkah?

Josua menambahkan bahwa kunci utama untuk menjaga kepercayaan pasar di tengah proses transisi ini terletak pada paket komunikasi yang konsisten dan penegasan batas peran yang jelas antara kedua lembaga.



Dengan koordinasi yang lebih rapi, kebijakan moneter dan fiskal diharapkan dapat bergerak searah dalam mendukung stabilitas nilai tukar sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Senada dengan optimisme tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa rencana ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebijakan fiskal dan moneter berjalan selaras demi mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

Purbaya menjamin bahwa meski ada perpindahan personel, independensi Bank Indonesia (BI) akan tetap terjaga karena mekanisme pengambilan keputusan di bank sentral bersifat kolektif kolegial.

Baca Juga: Purbaya soal Independensi BI Terkait Thomas Djiwandono: Saya Nggak Akan Meres Bank Sentral

"Kebijakan moneter, kebijakan fiskal, sektor, semuanya kita jalankan. Selama ini kan cuman sinergi ke arah yang lebih bagus kan? Kalau itu bukan intervensi, kerja sama," ujar Purbaya pada Selasa (20/1/2026).

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan, bahwa kehadiran Thomas Djiwandono di BI maupun potensi masuknya Juda Agung ke jajaran pemerintahan ditujukan untuk memperkuat fondasi ekonomi, bukan untuk menarik bank sentral ke dalam kepentingan politik praktis.

"Jadi kita akan jaga independensi Bank Sentral dengan Pemerintah semaksimal mungkin. Saya enggak perlu uang Bank Sentral untuk itu (program pemerintah). Kita pastikan likuiditas sistem finansial cukup baik," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
Pidato Presiden Pertegas...
Pidato Presiden Pertegas Arsitektur Ekonomi dan Arah Ideologi Pembangunan
Wamenkeu Klaim Ekonomi...
Wamenkeu Klaim Ekonomi Tumbuh 5,61% Bukan Autopilot, Ini Buktinya
Tampil Perdana di Rapat...
Tampil Perdana di Rapat Gubernur BI, Thomas Djiwandono Bicara Ini
Purbaya Sambut Pelantikan...
Purbaya Sambut Pelantikan Thomas Djiwandono: Dia Sudah Jago, Lebih Pintar dari Saya
Thomas Djiwandono Pilih...
Thomas Djiwandono Pilih Bungkam dan Tebar Senyum usai Pelantikan Deputi Gubernur BI
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Prabowo Panggil Airlangga...
Prabowo Panggil Airlangga Hartarto hingga Purbaya ke Hambalang
Rekomendasi
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Berita Terkini
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved