Peta Dagang Dunia Mulai Retak, Eropa Tinggalkan AS Berpaling ke China
Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Forum Davos tahun ini digelar dalam bayangan kebijakan tarif AS yang telah dinaikkan ke level tertinggi dalam seabad, memaksa banyak negara mencari alternatif. Analisis Boston Consulting Group memproyeksikan pangsa AS dalam perdagangan barang global bisa menyusut dari 12% menjadi 9% dalam dekade mendatang. "Kecepatan, besaran, dan luasnya perubahan ini benar-benar mengguncang dunia," ujar Menteri Keuangan Kanada François-Philippe Champagne di sela forum.
Baca Juga: Trump Kerahkan Kapal Perang AS Menuju Iran, Harga Minyak Mendidih
Pertemuan He Lifeng dengan para CEO global seperti Tim Cook (Apple) dan Jamie Dimon (JPMorgan Chase) menunjukkan upaya aktif China mengisi ruang yang ditinggalkan AS. Sementara itu, komitmen Eropa untuk mendiversifikasi hubungan dagang semakin nyata dengan rencana kunjungan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Kanselir Jerman Friedrich Merz ke Beijing dalam waktu dekat.
Fragmentasi yang terjadi menandai era baru di mana kepentingan ekonomi pragmatis mulai mengikis loyalitas aliansi tradisional. Davos 2026 tidak hanya menjadi ajang perdebatan ide, tetapi lebih sebagai katalis dan cermin dari retaknya peta dagang global yang selama ini sudah goyah, dengan Eropa secara perlahan namun pasti mulai memilih jalannya sendiri.
(nng)
Lihat Juga :