Lawan Proteksionisme AS, BRICS Galang Kekuatan Serukan Reformasi IMF-Bank Dunia
Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:56 WIB
loading...
A
A
A
Lavrov menambahkan Rusia mendukung penuh inisiatif Brasil yang mengusulkan berbagai proyek baru sekaligus melanjutkan agenda kerja sama yang telah disepakati sejak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Kazan pada musim gugur 2024.
Baca Juga: Rusia dan China Bersatu Lawan Upaya Barat Memiliterisasi Asia-Pasifik
Sementara, Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar menegaskan pentingnya mendorong multilateralisme yang direformasi agar lebih mencerminkan realitas global saat ini. Menurut dia lembaga-lembaga internasional seperti PBB, WTO, Dana Moneter Internasional (IMF), dan Bank Dunia (World Bank) harus menjadi lebih representatif dan inklusif.
Deklarasi BRICS tersebut muncul di tengah meningkatnya tensi geopolitik, termasuk dengan Amerika Serikat, setelah pemerintahan Presiden Donald Trump mengancam pengenaan tarif hingga 100% terhadap negara-negara BRICS. Di sisi lain, Bank Sentral India juga mengusulkan pengaitan mata uang digital resmi negara-negara BRICS guna mempermudah transaksi lintas negara dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Saat ini, BRICS yang beranggotakan 10 negara mewakili sekitar 39 persen perekonomian global dan 24 persen perdagangan dunia.
Baca Juga: Rusia dan China Bersatu Lawan Upaya Barat Memiliterisasi Asia-Pasifik
Sementara, Menteri Luar Negeri India S. Jaishankar menegaskan pentingnya mendorong multilateralisme yang direformasi agar lebih mencerminkan realitas global saat ini. Menurut dia lembaga-lembaga internasional seperti PBB, WTO, Dana Moneter Internasional (IMF), dan Bank Dunia (World Bank) harus menjadi lebih representatif dan inklusif.
Deklarasi BRICS tersebut muncul di tengah meningkatnya tensi geopolitik, termasuk dengan Amerika Serikat, setelah pemerintahan Presiden Donald Trump mengancam pengenaan tarif hingga 100% terhadap negara-negara BRICS. Di sisi lain, Bank Sentral India juga mengusulkan pengaitan mata uang digital resmi negara-negara BRICS guna mempermudah transaksi lintas negara dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Saat ini, BRICS yang beranggotakan 10 negara mewakili sekitar 39 persen perekonomian global dan 24 persen perdagangan dunia.
(nng)
Lihat Juga :