Lawan Proteksionisme AS, BRICS Galang Kekuatan Serukan Reformasi IMF-Bank Dunia

Sabtu, 24 Januari 2026 - 20:56 WIB
loading...
Lawan Proteksionisme...
Para pemimpin negara anggota BRICS menandatangani deklarasi bersama pada 21 Januari 2026 menegaskan dukungan terhadap sistem perdagangan multilateral yang terbuka. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Para pemimpin negara anggota BRICS menandatangani deklarasi bersama pada 21 Januari 2026 menegaskan dukungan terhadap sistem perdagangan multilateral yang terbuka, adil, dan inklusif sebagaimana diamanatkan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di tengah menguatnya arus proteksionisme global.

Deklarasi tersebut diteken tak lama setelah India resmi mengambil alih presidensi BRICS secara bergilir pada 1 Januari 2026. Ini menjadi kali keempat New Delhi memimpin kelompok negara berkembang tersebut sejak dibentuk.



Dalam masa kepemimpinannya, India mengusung tema "Membangun Ketangguhan, Inovasi, Kerja Sama, dan Keberlanjutan" dengan pendekatan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan menjunjung prinsip kemanusiaan di atas segalanya.

Baca Juga: Peta Dagang Dunia Mulai Retak, Eropa Tinggalkan AS Berpaling ke China

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menilai kerja sama internal BRICS terus menunjukkan penguatan yang signifikan. Ia memuji kepemimpinan Brasil sebagai ketua BRICS pada 2025 yang dinilainya berhasil memperkokoh fondasi kerja sama antarnegeri anggota.

"Semua negara BRICS adalah mitra baik kami. Selama setahun terakhir, hubungan kami dengan masing-masing negara semakin menguat, dan fondasi untuk pengembangan kerja sama lebih lanjut di semua bidang juga semakin diperkuat," ujar Lavrov dalam konferensi pers tahunan dikutip dari Tribun India, Sabtu (24/1/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Sampaikan Pidato Kenegaraan di DPR RI
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
PM Modi: India Siap...
PM Modi: India Siap Pasok Obat-obatan hingga Benih Gandum ke Indonesia
Rekomendasi
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Berita Terkini
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
Hadirkan Teknologi Smart...
Hadirkan Teknologi Smart Ecosystem Compactplus, Produksi Lokal Berstandar Internasional
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved