Terbitkan SRBI Jadi Jurus Calon Deputi BI Dicky Kartikoyono Mendongkrak Rupiah

Senin, 26 Januari 2026 - 16:42 WIB
loading...
Terbitkan SRBI Jadi...
Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Dicky Kartikoyono mengungkap, apa yang menjadi faktor utama dalam menjaga ekspektasi pasar dan stabilitas nilai tukar rupiah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) , Dicky Kartikoyono mengatakan, kredibilitas kebijakan moneter menjadi faktor utama dalam menjaga ekspektasi pasar dan stabilitas nilai tukar rupiah . Menurutnya, persepsi risiko investor terhadap perekonomian Indonesia sangat dipengaruhi oleh keyakinan pasar terhadap arah kebijakan Bank Indonesia (BI).

Ia menjelaskan, saat ini pasar sangat memperhatikan yield differential atau selisih imbal hasil aset domestik dibandingkan negara lain. Selisih tersebut menjadi faktor penentu apakah dana asing akan masuk (capital inflow) atau justru keluar (capital outflow) dari pasar keuangan Indonesia.

Baca Juga: Bos BI Blak-blakan Rupiah Jeblok Imbas Gaduh Pencalonan Deputi Gubernur

"Kalau mereka melihat cukup kompetitif, mereka akan menjadi capital inflow. Tapi kalau belum cukup kompetitif, sementara DXY dan dolar AS menguat, tentu mereka akan melarikan modalnya ke tempat yang lebih menguntungkan," ujarnya dalam RDPU Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI Bersama Komisi XI DPR RI, Senin (26/1/2026).



Dalam kondisi tersebut, Dicky menilai Bank Indonesia memiliki peran strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui optimalisasi seluruh instrumen kebijakan yang tersedia, tidak hanya mengandalkan intervensi di pasar valas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Rupiah Semringah Sambut...
Rupiah Semringah Sambut Akhir Pekan, Menjauh dari Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.986 per Dolar AS, Apa Saja Penyebabnya?
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Rekomendasi
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved