Dikepung Bencana, Pertamina Jadi Garda Depan dalam Situasi Darurat

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:12 WIB
loading...
Dikepung Bencana, Pertamina...
PT. Pertamina memperlihatkan komitmennya sebagai garda depan negara dalam situasi darurat, dengan tidak hanya menjaga pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT. Pertamina memperlihatkan komitmennya sebagai garda depan negara dalam situasi darurat, dengan tidak hanya menjaga pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan gas. Ketika sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga Jawa Tengah serta Jawa Timur dikepung bencana alam , BUMN energi memberikan dukungan penuh.

Selain memulihkan pasokan energi sejumlah BUMN juga menjalankan fungsi sosial dengan memberikan bantuan darurat seperti air bersih, sembako hingga dukungan untuk warga di pengungsian. Baca Juga: Komitmen Pertamina Menjaga Energi di Masa Sulit Bencana

”BUMN meski di bawah pemerintah, namun mereka bisa bergerak secara independen,” ujar Guru Besar Ilmu Sosiologi Fisip Universitas Indonesia (UI), Prof. Richardi Adnan.



Lebih lanjut Prof. Richardi mengatakan bahwa selama ini memang BUMN kerap dijadikan tumpuan oleh pemerintah dalam menangani bencana alam. ”Mereka memiliki saldo yang berlebih, terbiasa dengan program tanggung jawab sosial (CSR) dan terlatih karena banyak berhubungan juga dengan perusahaan-perusahaan serupa di mancanegara,” tuturnya.

Ia mengatakan salah satu BUMN yang punya jam terbang tinggi dalam menghadapi krisis adalah Pertamina. Hal ini dikarenakan energi merupakan kebutuhan dasar.

Sosiolog dari Universitas Indonesia, Nadia Yovani menyoroti peran Pertamina dalam mengamankan ketersediaan energi nasional sekaligus menjadi garda terdepan dalam memberikan bantuan kemanusiaan selama masa kritis tersebut.

”Dari sisi tanggung jawab sosial Pertamina cukup tanggap. Selevel Pertamina tentu organisasinya sudah mapan dan luas baik secara logistik maupun jaringan,” ujar Nadia saat dihubungi di Jakarta.

Nadia mengimbau agar Pertamina bukan hanya sekadar menyalurkan bantuan saja, tapi juga bersifat membangun (jangka panjang) sehingga uang bisa menjadi sesuatu yang berkualitas. Karena itu ia menyarankan agar Pertamina bekerjasama dengan pemerintah setempat.

”Konsepnya harus jelas, jangan cuma kasih (uang/bantuan) terus ditinggal. Ada fungsi pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Selain pemulihan operasional, Pertamina melalui program Pertamina Peduli telah menyalurkan bantuan senilai miliaran rupiah untuk pembagunan posko kesehatan terpadu guna melayani lebih dari 15.000 pengungsi di Aceh Utara dan Pidie Jaya.

Menggelar dapur umum mandiri, termasuk menyediakan LPG 12 kg dan Bright Gas secara gratis di 120 titik pengungsian. Membangun sumur bor dan instalasi penjernihan air (Reverse Osmosis) di wilayah yang sumber airnya tercemar lumpur.

Baca Juga: Percepat Pemulihan Distribusi Energi di Aceh, Dirut Pertamina Lakukan Peninjauan

Pun di Jawa, Pertamina menyalurkan bantuan berupa bahan makanan pokok (sembako) dan pasokan BBM untuk mempercepat pemulihan di wilayah terdampak parah, seperti Desa Tempur di Jepara, Jawa Tengah. Termasuk Memberikan bantuan LPG untuk operasional dapur umum guna memastikan kebutuhan pangan pengungsi terpenuhi.

”Kalau untuk tanggung jawab sosial perusahaan saja Pertamina mampu melakukan apalagi untuk bencana, semestinya bisa,” kata pengamat dari Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, Udi Hamzah.

Ia juga memberi apresiasi terkait pemakaian multi moda transportasi (darat, laut, dan udara) untuk menembus wilayah yang terisolasi dalam menyalurkan pasokan energi seperti avtur, BBM, LPG, yang vital untuk logistik, dapur umum, termasuk menyediakan air bersih, listrik (PLTS), dan komunikasi (Starlink).

”Sebagai perusahaan minyak dan gas nasional, Pertamina tentu menerapkan sistem tanggap darurat yang komprehensif untuk menjamin keberlangsungan pasokan energi dan keselamatan operasional di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Udi.

Seperti diketahui Pertamina mengaktifkan skema Regular, Alternative, and Emergency (RAE) untuk memastikan suplai BBM dan LPG tidak terputus.

Sebagai tindak lanjut dari pengalaman tahun 2025, Pertamina kini telah memperkuat infrastruktur depot dan terminal BBM di Sumatera dengan teknologi Early Warning System yang terintegrasi dengan data BMKG. Hal ini bertujuan agar gangguan distribusi dapat diminimalisir jika terjadi bencana serupa di masa depan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Raih Penghargaan Garda...
Raih Penghargaan Garda Kemanusiaan Aceh, Safrizal: Penanganan Bencana Kerja Kolaboratif
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Rekomendasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Berita Terkini
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved