IHSG Pelan-pelan Bangkit, Airlangga: Alhamdulillah Wa Syukurillah

Jum'at, 30 Januari 2026 - 08:50 WIB
loading...
IHSG Pelan-pelan Bangkit,...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. FOTO/Anggie Ariesta
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merespons membaiknya pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah sempat mengalami tekanan hebat hingga memicu penghentian sementara perdagangan selama dua hari berturut-turut. Pada penutupan perdagangan Kamis (29/1/2026), IHSG tercatat melemah 1,06 persen ke level 8.232, jauh lebih terkendali dibandingkan sesi-sesi sebelumnya.

"Alhamdulillah Wa syukurillah," ujar Airlangga saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kamis (29/1/2026).

Baca Juga: Baru 30 Menit Perdagangan, IHSG Anjlok 8% Kena Trading Halt

Airlangga menilai perbaikan tersebut tidak terlepas dari respons cepat pemerintah yang segera berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta otoritas terkait lainnya untuk meredam gejolak dan memulihkan kepercayaan pasar modal domestik. "Faktor karena pemerintah merespons dan tadi dengan OJK sudah kita bahas mengenai mekanisme berikutnya," tambahnya.

Menurut Airlangga, koordinasi tingkat tinggi yang melibatkan Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, serta Ketua Dewan Komisioner OJK telah menghasilkan langkah-langkah konkret untuk menenangkan pasar. Salah satu hasil utama dari pertemuan tersebut adalah penyesuaian mekanisme penghitungan data free float saham yang menjadi sorotan lembaga indeks global, termasuk MSCI.



OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) resmi menyesuaikan metodologi free float dengan mengecualikan kategori investor korporasi dan kelompok tertentu lainnya dalam penghitungan. Selain itu, kepemilikan saham dirinci secara lebih detail, baik untuk porsi di atas maupun di bawah lima persen pada setiap kategori investor.

Regulator juga menetapkan ketentuan free float minimum sebesar 15 persen dengan prinsip transparansi yang lebih tinggi. Kebijakan ini dinilai penting untuk memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai struktur kepemilikan saham di pasar modal Indonesia.

Airlangga menegaskan aspek paling fundamental dari kebijakan tersebut bukan semata besaran persentase free float, melainkan kejelasan mengenai pemilik sebenarnya atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) dari saham-saham yang beredar.

"Tahap ini cukup. Dalam 15 persen juga tetap transparan UBO nya siapa? Dalam rangka transparansi daripada free float diapa aja itu kan kelihatan Jadi itu sudah memitigasi saham gorengan," ujarnya.

Baca Juga: IHSG Rontok 8%, Harga Emas Semakin Berkilau, Ada Apa?

Penyesuaian data kepemilikan saham oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) diharapkan dapat membersihkan pasar dari praktik manipulasi harga atau saham “gorengan” yang kerap memicu aksi jual panik. Dengan transparansi UBO, identitas pemilik saham di balik kategori free float menjadi lebih jelas bagi investor global maupun domestik.

Pemerintah optimistis langkah pembenahan yang sejalan dengan praktik terbaik internasional tersebut dapat memperkuat kredibilitas pasar modal nasional dan mempercepat pemulihan persepsi positif terhadap bursa saham Indonesia di mata lembaga indeks dunia seperti MSCI.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Tipis ke 6.010, Ada 519 Saham Malas Bergerak
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
Berita Terkini
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved