MSCI Bekukan Saham Indonesia, Bennix Duga Ada Pola Sama dengan Kejatuhan Yunani

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:48 WIB
loading...
MSCI Bekukan Saham Indonesia,...
Founder Bennix Investor Group, Benny Batara menduga, ada pola yang sama antara kejatuhan bursa saham Indonesia usai diterpa isu Morgan Stanley Capital International (MSCI) dengan kehancuran ekonomi Yunani. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Founder Bennix Investor Group, Benny Batara menduga, ada pola yang sama antara kejatuhan bursa saham Indonesia usai diterpa isu Morgan Stanley Capital International ( MSCI ) dengan kehancuran ekonomi Yunani. Seperti diketahui peringatan MSCI terkait isu investability dan transparansi kepemilikan saham di bursa Indonesia memicu kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ).

Dalam postingan di media sosial @bennixdaily, Ia menduga sejarah sedang berulang, dimana MSCI diduga menggunakan pola yang sama dengan IMF saat menghancurkan Yunani. Menurutnya semua itu dimulai dengan kejatuhan mata uang dan pasar saham secara sistematis supaya elit global bisa beli aset berharga dengam harga diskon.

Baca Juga: Bos BEI Iman Rachman Mundur, Purbaya: Ini Sinyal Positif, saatnya Serok-serok

"Tau ngak sih kejadian hari ini MSCI melakukan serangan ke bursa saham Indonesia, sebenarnya juga ada pola yang sama ketika IMF menghancurkan ekonomi Yunani. Pertama nilai tukar mata uangnya dihancurkan, kedua bursa efeknya dibinasakan pakai MSCI juga. Baru setelah itu masuklah dana-dana asing, membeli aset-aset dengan harga diskon," terang Bennix seperti dikutip, Sabtu (31/1/2025).



Selanjutnya Benny Batara menjanjikan bakal membuka secara lebih detail tentang strategi MSCI, dan IMF, serta apakah ada pola yang sama dengan krisis di Yunani, Argentina. "Bagaimana negara-negara berkembang diserang dan apakah Indonesia masuk dalam target selanjutnya," ungkapnya.

Baca Juga: Penyegaran Otoritas Pasar Modal di Tengah Badai MSCI, Kepercayaan Investor Bakal Pulih?

Sebagai informasi koreksi tajam IHSG pada akhir Januari 2026 dinilai dipicu oleh sinyal negatif dari lembaga keuangan global, namun berakar pada persoalan tata kelola pasar modal domestik yang kronis. Penurunan ini menyusul keputusan MSCI untuk membekukan sementara penyesuaian indeks bagi saham-saham Indonesia.

Dalam pengumumannya, MSCI menyoroti tiga masalah utama, yakni ketidakjelasan struktur kepemilikan, rendahnya free float efektif, dan indikasi perdagangan terkoordinasi yang merusak mekanisme pasar. Kebijakan sementara ini disertai sinyal potensi penurunan kasta bursa saham Indonesia dari Emerging Market ke Frontier Market.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved