Danantara Ingin Ikut Megang Saham BEI, Ekonom: Tak Boleh, Besarnya Konflik Kepentingan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:50 WIB
loading...
Danantara Ingin Ikut...
Rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk menjadi pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) dinilai sarat akan konflik kepentingan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bima Yudhistira menilai rencana Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk menjadi pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI) sarat akan konflik kepentingan. Rencana Danantara untuk mengambil kepemilikan saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sejalan dengan wacana demutualisasi.

Sehingga pemegang saham tidak harus berasal dari perusahaan tercatat saja, tetapi boleh dimiliki oleh publik, salah satunya Danantara. Sebelumnya CEO Danantara Indonesia menegaskan, bahwa Danantara bersikap terbuka terhadap kemungkinan tersebut apabila proses demutualisasi BEI telah terealisasi.

"Demutualisasi BEI seharusnya tidak boleh dijual sahamnya ke Danantara karena besarnya konflik kepentingan," kata Bima saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (31/1/2025).

Baca Juga: Penyegaran Otoritas Pasar Modal di Tengah Badai MSCI, Kepercayaan Investor Bakal Pulih?

Ia menilai, kondisi ini akan mempengaruhi independensi pengambilan keputusan pasar. Hal tersebut bisa terjadi ketika Danantara sebagai pemegang saham yang terafiliasi dengan Pemerintah masuk dalam jajaran direksi selaku pemangku kebijakan.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
IHSG Ditutup Meroket...
IHSG Ditutup Meroket 2,28% Sentuh Level 5.875, Ada 520 Saham Menghijau
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 1,06% ke Level 5.806
Prabowo Minta Aset Negara...
Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Maksimal untuk Masyarakat
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Rekomendasi
8 Ruas Jalan Bakal Dilalui...
8 Ruas Jalan Bakal Dilalui Rombongan PM Singapura saat Bertemu Presiden Prabowo Hari Ini
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
Air Mata Neymar dan...
Air Mata Neymar dan Akhir Perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved