Genggam Saham BEI, Danantara Tunggu Proses Demutualisasi Rampung
Minggu, 01 Februari 2026 - 15:14 WIB
loading...
Danantara Indonesia membuka peluang untuk masuk sebagai pemegang saham BEI. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Danantara Indonesia membuka peluang untuk masuk sebagai pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI). Hal tersebut disampaikan CEO Danantara Indonesia yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani.
Meski demikian, Rosan menegaskan bahwa hingga saat ini Danantara belum menyiapkan besaran modal tertentu untuk masuk sebagai pemegang saham BEI. Menurutnya, keputusan tersebut masih menunggu proses demutualisasi bursa rampung.
"Ya ini kan kita ikuti dulu proses demutualisasi, nanti tentunya setelah itu baru nanti kita melihat besarannya persentasi dari saham itu," ungkap Rosan saat dijumpai di Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026).
Baca Juga: Bukan Cuma Danantara, Saham BEI Bisa Dipegang Lembaga Keuangan Dunia
Rosan menambahkan, peluang kepemilikan saham BEI tidak hanya terbuka bagi Danantara. Sejumlah institusi keuangan global juga akan diberi kesempatan untuk masuk sebagai pemegang saham. "Dan tentunya bukan hanya Danantara tapi juga dari institusi keuangan dunia lainnya pun akan dibuka, ya nanti kita lihat yang terbaiknya seperti apa," lanjut Rosan.
Sebelumnya, Rosan menegaskan bahwa Danantara bersikap terbuka terhadap kemungkinan masuk bursa apabila proses demutualisasi BEI telah terealisasi. Menurutnya, langkah itu merupakan bagian dari upaya mendorong perbaikan tata kelola dan keterbukaan di pasar modal nasional.
Baca Juga: Purbaya Sebut Jeffrey Hendrik jadi Pjs Dirut BEI, Besok Bertemu MSCI
Rosan juga menegaskan bahwa jika Danantara masuk ke kepemilikan bursa, langkah tersebut dapat dilakukan secara langsung tanpa melalui perusahaan sekuritas, termasuk sekuritas milik BUMN.
Meski demikian, Rosan menegaskan bahwa hingga saat ini Danantara belum menyiapkan besaran modal tertentu untuk masuk sebagai pemegang saham BEI. Menurutnya, keputusan tersebut masih menunggu proses demutualisasi bursa rampung.
"Ya ini kan kita ikuti dulu proses demutualisasi, nanti tentunya setelah itu baru nanti kita melihat besarannya persentasi dari saham itu," ungkap Rosan saat dijumpai di Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026).
Baca Juga: Bukan Cuma Danantara, Saham BEI Bisa Dipegang Lembaga Keuangan Dunia
Rosan menambahkan, peluang kepemilikan saham BEI tidak hanya terbuka bagi Danantara. Sejumlah institusi keuangan global juga akan diberi kesempatan untuk masuk sebagai pemegang saham. "Dan tentunya bukan hanya Danantara tapi juga dari institusi keuangan dunia lainnya pun akan dibuka, ya nanti kita lihat yang terbaiknya seperti apa," lanjut Rosan.
Sebelumnya, Rosan menegaskan bahwa Danantara bersikap terbuka terhadap kemungkinan masuk bursa apabila proses demutualisasi BEI telah terealisasi. Menurutnya, langkah itu merupakan bagian dari upaya mendorong perbaikan tata kelola dan keterbukaan di pasar modal nasional.
Baca Juga: Purbaya Sebut Jeffrey Hendrik jadi Pjs Dirut BEI, Besok Bertemu MSCI
Rosan juga menegaskan bahwa jika Danantara masuk ke kepemilikan bursa, langkah tersebut dapat dilakukan secara langsung tanpa melalui perusahaan sekuritas, termasuk sekuritas milik BUMN.
(nng)
Lihat Juga :