Fundamental Solid, BNI Bukukan Laba Bersih Rp20 Triliun Sepanjang 2025

Selasa, 03 Februari 2026 - 15:36 WIB
loading...
Fundamental Solid, BNI...
Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan (tengah). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berhasil menutup tahun buku 2025 dengan catatan kinerja keuangan yang solid meski berada di tengah dinamika kebijakan moneter global. Perseroan membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp20 triliun, yang didorong oleh pertumbuhan kredit yang sehat serta kualitas aset yang terus membaik.

"Sepanjang 2025 kami menghadapi tekanan eksternal yang tidak ringan, mulai dari volatilitas global hingga penyesuaian suku bunga. Namun BNI mampu menjaga pertumbuhan yang sehat dengan fokus pada pendanaan yang kuat, disiplin risiko, serta ekspansi kredit ke sektor-sektor produktif," ujar Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan seperti dikutip, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga: BNI Raih Laba Rp10,1 Triliun Sepanjang Semester I-2025, Penyaluran Kredit Rp778,7 T

Putrama menjelaskan pertumbuhan perusahaan ditopang oleh struktur pendanaan yang semakin kuat melalui transformasi organisasi dan peningkatan produktivitas. Langkah strategis ini mencakup penguatan teknologi, optimalisasi jaringan kantor, hingga pemanfaatan data analitik untuk meningkatkan pengalaman nasabah secara berkelanjutan.

Sepanjang 2025, BNI mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 15,9% secara tahunan (yoy). Capaian intermediasi yang positif ini menunjukkan ketahanan model bisnis perseroan dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor-sektor produktif di tengah tantangan ekonomi global.

Sementara, Direktur Finance & Strategy BNI, Hussein Paolo Kartadjoemena, menambahkan pertumbuhan kredit tersebut sepenuhnya didanai oleh dana murah (CASA) yang tumbuh 28,9% (yoy). Komposisi ini didukung oleh lonjakan giro sebesar 43,8 persen dan pertumbuhan tabungan sebesar 11,2 persen yang memperkuat likuiditas perseroan.



Momentum akselerasi bisnis terlihat nyata pada kuartal IV-2025, di mana BNI membukukan Pendapatan Operasional sebelum Pencadangan (PPOP) sebesar Rp9,4 triliun. Angka ini merupakan capaian tertinggi dibandingkan tiga kuartal sebelumnya, disokong oleh pertumbuhan net interest income (NII) dan fee based income (FBI).

Secara kumulatif, NII tercatat sebesar Rp40,3 triliun meskipun terdapat tekanan pada loan yield akibat penurunan suku bunga acuan. Sementara itu, pendapatan non-bunga naik 5,2% menjadi Rp24,6 triliun berkat peningkatan aktivitas transaksi di kanal digital, treasury, serta layanan trade finance.

Baca Juga: Kinerja Fundamental Solid, BNI Bukukan Laba Bersih Rp15,12 Triliun di Kuartal III-2025

Dari sisi manajemen risiko, BNI menunjukkan perbaikan kualitas aset dengan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) bruto di level 1,9%. Angka Loan at Risk (LaR) juga membaik menjadi 8,5%, yang menandakan eksposur risiko kredit perseroan telah kembali ke kondisi sebelum pandemi.

Komitmen Pembiayaan Berkelanjutan

Guna mengantisipasi risiko di masa depan, BNI tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dengan NPL coverage ratio sebesar 205,5%. Paolo menekankan bahwa pemanfaatan data analytics dan early warning system menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas aset tetap terkendali secara granular.

Direktur Risk Management BNI, David Pirzada, menyampaikan bahwa BNI juga terus memperkuat praktik keberlanjutan. Hingga akhir 2025, portofolio pembiayaan berkelanjutan BNI mencapai Rp197 triliun atau setara 22 persen dari total kredit, yang disalurkan ke sektor energi terbarukan hingga UMKM.

Sebagai pionir green banking, BNI telah menerbitkan Sustainability Bond dan Green Bond masing-masing senilai Rp5 triliun. Perseroan juga meluncurkan ESG Advisory Playbook untuk subsektor kelapa sawit sebagai panduan transisi bagi debitur, menjadikan BNI bank pertama di Indonesia yang menginisiasi panduan tersebut.

BNI berkomitmen untuk terus memperluas pembiayaan pada sektor prioritas hijau guna mendukung target Net Zero Emission 2060 pemerintah. Transformasi ini diharapkan dapat menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan melalui integrasi prinsip ESG dalam setiap kebijakan operasional perusahaan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Indramayu Masuk Top...
Indramayu Masuk Top 5 Kinerja Terbaik Daerah Se-Indonesia, Bupati Lucky: Alhamdulillah
Cara Akses eKinerja...
Cara Akses eKinerja BKN dan Membuat SKP ASN dengan Mudah, Simak Panduannya
Survei Lemkapi: Kepuasan...
Survei Lemkapi: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Polri Capai 80,1%
Rekomendasi
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Kisah Seru Benci Jadi...
Kisah Seru Benci Jadi Cinta di Microdrama The Scholarship Boy Stole My Heart V+Short
Berita Terkini
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
JRP Insurance Hadir...
JRP Insurance Hadir di Jakarta Fair 2026, Jamin Perlindungan Asuransi bagi Pengunjung
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
IFG Life Bayarkan Klaim...
IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit Nasabah Bank Sulselbar
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Infografis
Daftar Juara Piala Afrika...
Daftar Juara Piala Afrika Sepanjang Sejarah, Mesir Terbanyak!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved