Group CEO BRI Apresiasi Peran PNM Ciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan
Selasa, 03 Februari 2026 - 17:01 WIB
loading...
Group CEO BRI Hery Gunardi saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PNM 2026. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat transformasi ekosistem ultra mikro (UMi) sebagai bagian dari Holding UMi bersama BRI dan Pegadaian pada 2026. Upaya tersebut mendapat apresiasi dari Group CEO BRI seiring peran PNM dalam menciptakan nilai ekonomi dan dampak sosial berkelanjutan bagi masyarakat prasejahtera.
"Selama 26 tahun PNM diberikan mandat oleh negara untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi kepada masyarakat Indonesia khususnya prasejahtera yang berkelanjutan," ujar Group CEO BRI Hery Gunardi saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PNM 2026, seperti dikutip Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Program PNM Mekaar Berhasil Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan, hingga saat ini jangkauan layanan PNM telah hadir di 60.250 desa dan kelurahan dari total sekitar 84.000 desa dan kelurahan di Indonesia. PNM melayani sekitar 22,9 juta nasabah yang secara rutin mengikuti pertemuan mingguan bersama account officer (AO).
Arief menambahkan, meningkatnya proporsi nasabah tersebut menuntut penguatan layanan agar misi pemberdayaan dan akses permodalan dapat disalurkan secara lebih efektif dan tepat sasaran kepada kelompok subsisten. Hal ini menjadi dasar PNM untuk terus melakukan transformasi melalui pemodelan ulang proses bisnis.
Melalui semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, PNM menyalurkan pembiayaan minimal Rp1 miliar setiap tahun di setiap desa. Dana tersebut memberikan dampak langsung bagi keluarga prasejahtera, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga sosial.
Baca Juga: Perkuat Investasi Daerah BRI Jalin Kolaborasi dengan BP Batam, BKPM dan Kementerian UMKM
Hery menilai, PNM berpotensi menjadi lembaga keuangan yang memberikan dampak besar dalam pemberdayaan masyarakat prasejahtera, khususnya dengan dukungan digitalisasi serta penguatan kualitas sumber daya manusia dan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).
"Digitalisasi dan pertemuan kelompok mingguan perlu untuk terus didorong, dan didukung juga oleh pengembangan SDM yang berkualitas," tambahnya.
"Selama 26 tahun PNM diberikan mandat oleh negara untuk menciptakan dampak sosial dan ekonomi kepada masyarakat Indonesia khususnya prasejahtera yang berkelanjutan," ujar Group CEO BRI Hery Gunardi saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PNM 2026, seperti dikutip Selasa (3/2/2026).
Baca Juga: Program PNM Mekaar Berhasil Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan, hingga saat ini jangkauan layanan PNM telah hadir di 60.250 desa dan kelurahan dari total sekitar 84.000 desa dan kelurahan di Indonesia. PNM melayani sekitar 22,9 juta nasabah yang secara rutin mengikuti pertemuan mingguan bersama account officer (AO).
Arief menambahkan, meningkatnya proporsi nasabah tersebut menuntut penguatan layanan agar misi pemberdayaan dan akses permodalan dapat disalurkan secara lebih efektif dan tepat sasaran kepada kelompok subsisten. Hal ini menjadi dasar PNM untuk terus melakukan transformasi melalui pemodelan ulang proses bisnis.
Melalui semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, PNM menyalurkan pembiayaan minimal Rp1 miliar setiap tahun di setiap desa. Dana tersebut memberikan dampak langsung bagi keluarga prasejahtera, tidak hanya dari sisi ekonomi tetapi juga sosial.
Baca Juga: Perkuat Investasi Daerah BRI Jalin Kolaborasi dengan BP Batam, BKPM dan Kementerian UMKM
Hery menilai, PNM berpotensi menjadi lembaga keuangan yang memberikan dampak besar dalam pemberdayaan masyarakat prasejahtera, khususnya dengan dukungan digitalisasi serta penguatan kualitas sumber daya manusia dan Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).
"Digitalisasi dan pertemuan kelompok mingguan perlu untuk terus didorong, dan didukung juga oleh pengembangan SDM yang berkualitas," tambahnya.
(nng)
Lihat Juga :