India Hentikan Pembelian Minyak Rusia, Trump Pangkas Tarif Impor 18%
Selasa, 03 Februari 2026 - 22:14 WIB
loading...
A
A
A
Analis perdagangan senior India Ajay Srivastava mengingatkan agar pemerintah India tidak terburu-buru merayakan kesepakatan tanpa kejelasan teknis. Ia menilai penting adanya kepastian terkait produk yang dibuka aksesnya, jadwal implementasi, serta sensitivitas sektor pertanian yang selama ini dilindungi.
Di dalam negeri, oposisi India menuntut transparansi. Ketua oposisi Rahul Gandhi menuduh pemerintah terlalu kompromistis, sementara anggota parlemen Shashi Tharoor mempertanyakan apakah pernyataan media sosial kedua pemimpin cukup untuk menjelaskan kesepakatan besar dalam sistem demokrasi parlementer.
Hingga kini, elemen kunci kesepakatan dagang seperti mekanisme penegakan, klausul perlindungan, dan penyelesaian sengketa belum diumumkan secara resmi. Gedung Putih juga belum menerbitkan proklamasi presiden atau pemberitahuan Federal Register yang diperlukan untuk memberlakukan perubahan tarif secara hukum.
Di dalam negeri, oposisi India menuntut transparansi. Ketua oposisi Rahul Gandhi menuduh pemerintah terlalu kompromistis, sementara anggota parlemen Shashi Tharoor mempertanyakan apakah pernyataan media sosial kedua pemimpin cukup untuk menjelaskan kesepakatan besar dalam sistem demokrasi parlementer.
Hingga kini, elemen kunci kesepakatan dagang seperti mekanisme penegakan, klausul perlindungan, dan penyelesaian sengketa belum diumumkan secara resmi. Gedung Putih juga belum menerbitkan proklamasi presiden atau pemberitahuan Federal Register yang diperlukan untuk memberlakukan perubahan tarif secara hukum.
(nng)
Lihat Juga :