COIN: Struktur Biaya Baru CFX Perkuat Likuiditas Pasar Kripto
Rabu, 04 Februari 2026 - 16:18 WIB
loading...
A
A
A
Ia meyakini biaya yang lebih kompetitif akan mendorong peningkatan frekuensi dan volume transaksi, sehingga memberikan efek berganda positif yang pada akhirnya dapat mengompensasi penyesuaian biaya tersebut. Di sisi lain, langkah ini juga mendorong perseroan untuk menggali sumber-sumber pendapatan baru.
Baca Juga: Harga Bitcoin Melejit, Pergerakan Pasar Kripto Tembus Rp66.366 Triliun
Sejalan dengan itu, COIN terus mendorong inovasi produk melalui Bursa Kripto CFX, termasuk pengembangan produk derivatif kripto untuk memperbesar volume transaksi dan memperdalam likuiditas pasar. Selain itu, perseroan juga melihat potensi pada pengembangan produk aset kripto baru sebagai sumber pertumbuhan berikutnya.
"Kehadiran inovasi produk baru di industri aset kripto nasional akan menjadikan pasar kita kompetitif dan mendorong partisipasi investor lokal dan asing, baik perorangan maupun institusi menjadi lebih masif. COIN dan kedua anak perusahaan selalu terbuka untuk meluncurkan dan mendorong inovasi produk dan layanan baru guna mendongkrak kinerja perusahaan, sekaligus mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat perdagangan aset kripto di kawasan Asia Tenggara," pungkas Ade.
Baca Juga: Harga Bitcoin Melejit, Pergerakan Pasar Kripto Tembus Rp66.366 Triliun
Sejalan dengan itu, COIN terus mendorong inovasi produk melalui Bursa Kripto CFX, termasuk pengembangan produk derivatif kripto untuk memperbesar volume transaksi dan memperdalam likuiditas pasar. Selain itu, perseroan juga melihat potensi pada pengembangan produk aset kripto baru sebagai sumber pertumbuhan berikutnya.
"Kehadiran inovasi produk baru di industri aset kripto nasional akan menjadikan pasar kita kompetitif dan mendorong partisipasi investor lokal dan asing, baik perorangan maupun institusi menjadi lebih masif. COIN dan kedua anak perusahaan selalu terbuka untuk meluncurkan dan mendorong inovasi produk dan layanan baru guna mendongkrak kinerja perusahaan, sekaligus mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat perdagangan aset kripto di kawasan Asia Tenggara," pungkas Ade.
(nng)
Lihat Juga :