Program Gentengisasi Prabowo, Menteri Ara: Kami Persiapkan
Kamis, 05 Februari 2026 - 08:11 WIB
loading...
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menanggapi gagasan program gentengisasi yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait menanggapi gagasan program gentengisasi yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto . Sebagai tindak lanjut, ia bakal melakukan peninjauan langsung terhadap industri genteng dalam negeri.
“Soal gentengisasi, tentu itu sudah arahan Presiden. Kami akan pelajari, kami persiapkan,” ujar Menteri yang akrab disapa Ara saat ditemui di Gedung BRI I, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).
Baca Juga: Proyek Gentengisasi Prabowo Ditanggung APBN, Purbaya: Nggak Sampai Rp1 Triliun
Ara menekankan dukungan program gentengisasi mesti dipandang sebagai cara menghidupkan ekosistem ekonomi yang menunjang program tersebut. Dia teringat daerah pemilihannya di Majalengka sewaktu menjabat anggota DPR RI, yang memiliki keunggulan kompetitif soal bahan genteng.
“Dulu terkenal itu genteng dari Jatiwangi. Nanti saya akan datang ke sana, saya akan lihat ya bagaimana industrinya, kualitasnya, bagaimana kemampuan produksinya, bagaimana harganya,” ujarnya.
Melalui inisiatif tersebut, Ara meyakini program gentengisasi dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor produksi genteng.
“Mungkin dalam waktu dekat saya akan datang ke Majelengka, ke pusat-pusat genting yang ada di Indonesia, juga bagaimana ini bisa dirasakan kebijakan Presiden oleh UMKM, oleh industri, oleh pengusaha-pengusaha lokal,” kata Ara.
Baca Juga: Perkembangan Trend Rumah Minimalis dengan Atap Beton
Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan program Gentengisasi sebagai upaya mempercantik estetika permukiman sekaligus meningkatkan kenyamanan hunian rakyat di seluruh pelosok negeri. Ditargetkan dengan adanya program ini Indonesia ditargetkan bebas atap seng dalam 3 tahun.
Program ini diungkapkan Prabowo Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Proyek Gentengisasi merupakan pilar utama dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
"Salah satu dalam rangka indah, saya lihat saudara-saudara, semua kota, semua kota, kecamatan, hampir semua desa kita sekarang, maaf ya, terlalu banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni. Seng ini juga berkarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng," ujar Prabowo.
“Soal gentengisasi, tentu itu sudah arahan Presiden. Kami akan pelajari, kami persiapkan,” ujar Menteri yang akrab disapa Ara saat ditemui di Gedung BRI I, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).
Baca Juga: Proyek Gentengisasi Prabowo Ditanggung APBN, Purbaya: Nggak Sampai Rp1 Triliun
Ara menekankan dukungan program gentengisasi mesti dipandang sebagai cara menghidupkan ekosistem ekonomi yang menunjang program tersebut. Dia teringat daerah pemilihannya di Majalengka sewaktu menjabat anggota DPR RI, yang memiliki keunggulan kompetitif soal bahan genteng.
“Dulu terkenal itu genteng dari Jatiwangi. Nanti saya akan datang ke sana, saya akan lihat ya bagaimana industrinya, kualitasnya, bagaimana kemampuan produksinya, bagaimana harganya,” ujarnya.
Melalui inisiatif tersebut, Ara meyakini program gentengisasi dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor produksi genteng.
“Mungkin dalam waktu dekat saya akan datang ke Majelengka, ke pusat-pusat genting yang ada di Indonesia, juga bagaimana ini bisa dirasakan kebijakan Presiden oleh UMKM, oleh industri, oleh pengusaha-pengusaha lokal,” kata Ara.
Baca Juga: Perkembangan Trend Rumah Minimalis dengan Atap Beton
Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan program Gentengisasi sebagai upaya mempercantik estetika permukiman sekaligus meningkatkan kenyamanan hunian rakyat di seluruh pelosok negeri. Ditargetkan dengan adanya program ini Indonesia ditargetkan bebas atap seng dalam 3 tahun.
Program ini diungkapkan Prabowo Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Proyek Gentengisasi merupakan pilar utama dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
"Salah satu dalam rangka indah, saya lihat saudara-saudara, semua kota, semua kota, kecamatan, hampir semua desa kita sekarang, maaf ya, terlalu banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni. Seng ini juga berkarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng," ujar Prabowo.
(akr)
Lihat Juga :