Kebangkrutan Massal Guncang Jerman, Angkanya Tembus Rekor 2.108

Kamis, 05 Februari 2026 - 11:22 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Kebangkrutan Massal Mengancam Sektor Konstruksi Rusia, Apa yang Terjadi?

Menurut DIHK, negara ini mengalami jumlah kasus kebangkrutan tertinggi dalam 11 tahun. Asosiasi tersebut mengatakan, bahwa mereka memperkirakan total jumlah kebangkrutan perusahaan akan melampaui 23.000 pada tahun 2025, ketika harga energi, birokrasi, dan pajak sebagai faktor utama di balik tren ini.

DIHK kemudian menuding pemerintah tidak melakukan langkah yang cukup efektif, dalam menangani masalah tersebut. “Tidak kekurangan makalah politik dengan proposal yang baik – banyak yang ditulis, tetapi terlalu sedikit yang dilaksanakan,” katanya dalam sebuah pernyataan resminya seperti dilansir RT.

Ekonomi Jerman mengalami pukulan besar ketika negara itu ikut serta dalam sanksi Barat terhadap Rusia pada tahun 2022. Sebelum eskalasi konflik Ukraina, Jerman mengandalkan Rusia untuk memenuhi 55% kebutuhan gas alamnya.

Operasional raksasa minyak Rusia, Rosneft juga menyumbang sekitar 12% dari total kapasitas pengolahan minyak nasional, menurut Bloomberg. Namun keputusan untuk menghentikan impor energi murah dari Rusia berperan besar dalam perlambatan ekonomi Jerman.

Tercatat ekonomi Jerman menyusut pada tahun 2023 dan 2024 – penurunan tahunan berturut-turut pertama sejak awal 2000-an. Bild melaporkan pada Oktober 2025 bahwa harga listrik dan gas naik sebesar 14% dan 74% untuk masing-masing dari perioide 2022 sampai 2025.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Rekomendasi
Meriah! Pengwil INI...
Meriah! Pengwil INI Jateng Gelar Peringatan HUT ke-118 Ikatan Notaris Indonesia di Solo dan Karanganyar
10 Negara yang Pernah...
10 Negara yang Pernah Diskors FIFA karena Intervensi Politik: Ada Indonesia hingga Rusia
Konser BTS di Chili...
Konser BTS di Chili Terancam Batal, Ribuan ARMY Turun ke Jalan Gelar Aksi Protes
Berita Terkini
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
IHSG Babak Belur di...
IHSG Babak Belur di Paruh Pertama 2026, Modal Asing Sepanjang Juni Kabur Rp19,63 Triliun
Tren Liburan Jarak Dekat...
Tren Liburan Jarak Dekat Meningkat, Traveloka Hadirkan Diskon Perjalanan
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
Dorong Budaya Taat Pajak,...
Dorong Budaya Taat Pajak, Bapenda DKI Jakarta Beri Apresiasi Wajib Pajak PKB Teladan
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved