Moody's Sorot Danantara hingga Pangkas Kredit Indonesia jadi Negatif, Ini Kata Pemerintah

Kamis, 05 Februari 2026 - 21:16 WIB
loading...
Moodys Sorot Danantara...
Pemandangan dari drone menunjukkan kemacetan lalu lintas pada jam sibuk sore hari di kawasan bisnis Jakarta, Indonesia, pada 3 Februari 2026. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Lembaga pemeringkat internasional Moody’s Ratings menurunkan outlook peringkat kredit Pemerintah Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil, namun mempertahankan peringkat utang jangka panjang Indonesia pada level Baa2 untuk mata uang lokal maupun asing. Perubahan outlook ini mencerminkan meningkatnya ketidakpastian kebijakan, meski ketahanan ekonomi Indonesia dinilai masih solid.

"Pemerintah mengapresiasi asesmen Moody's yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia pada posisi Baa2, dengan penyesuaian outlook dari stabil menjadi negatif," tulis keterangan resmi Kementerian Keuangan, Kamis (5/2/2026).



Moody’s dalam pernyataannya pada 5 Februari 2026 menyebut penurunan outlook didorong oleh menurunnya prediktabilitas kebijakan yang berpotensi melemahkan efektivitas kebijakan serta kualitas tata kelola pemerintahan. Jika tren tersebut berlanjut, kredibilitas kebijakan yang selama ini menopang stabilitas makroekonomi, fiskal, dan sistem keuangan Indonesia dinilai dapat tergerus.

Meski demikian, afirmasi peringkat Baa2 mencerminkan ketahanan ekonomi Indonesia yang masih kuat. Moody’s menilai kekayaan sumber daya alam, struktur demografi yang mendukung, serta kebijakan fiskal dan moneter yang relatif pruden tetap menjadi penopang pertumbuhan ekonomi jangka menengah dan stabilitas makroekonomi.

Lembaga pemeringkat tersebut juga menyoroti pembentukan sovereign wealth fund baru, Danantara, yang dinilai menimbulkan ketidakpastian terkait sumber pendanaan, tata kelola, dan prioritas investasi. Dengan kewenangan atas aset BUMN lebih dari 900 miliar dolar AS atau sekitar 60 persen PDB nominal 2025, Danantara dinilai berpotensi menimbulkan kewajiban kontinjensi bagi negara jika tidak diimbangi koordinasi dan tata kelola yang kuat.

Baca Juga: Data BPS, Ekonomi Indonesia Sepanjang 2025 Tumbuh 5,11%
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Obligasi Global Danantara...
Obligasi Global Danantara Laris Manis, Momentum Emas untuk Buy Indonesia
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved