Purbaya Buka Suara soal Oknum Bea Cukai Sewa Safe House Buat Simpan Emas

Sabtu, 07 Februari 2026 - 19:27 WIB
loading...
Purbaya Buka Suara soal...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Anggie Ariesta
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti keras kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang menjerat pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), termasuk temuan safe house untuk menyimpan uang dan emas. Ia menegaskan praktik rasuah yang berulang dapat berdampak langsung pada kredibilitas pimpinan hingga level tertinggi di Kementerian Keuangan.

"Artinya ada sebagian pegawai kita yang belum menjalankan pekerjaannya dengan baik dan lurus. Masih ada yang terima uang tuh, ada safe house katanya, ada uang sekian, ada emas tiga kilo dan lain-lain, artinya kita masih belum bersih," tegas Purbaya.

Baca Juga: Kronologi KPK Temukan Oknum Bea Cukai Siapkan Safe House Penyimpanan Uang Rp40, Miliar dan 5,3 Kg Logam Mulia

Peringatan itu disampaikan Purbaya saat melantik 40 pejabat baru di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jumat (6/2/2026). Ia secara terbuka menyinggung modus operandi oknum yang menyewa rumah khusus untuk menyembunyikan uang dan logam mulia hasil praktik korupsi.



Menurut Purbaya, rotasi dan perombakan jabatan yang dilakukan dalam sepekan terakhir merupakan langkah paksa untuk memulihkan citra Kementerian Keuangan. Ia menilai kasus korupsi yang terjadi berulang, baik di daerah maupun pusat, menandakan adanya celah pengawasan yang harus segera ditutup.

"Ke depan teman-teman memperbaiki image bea cukai dan pajak. Yang pajak kan kena di Kalimantan, Bea Cukai di sini, ini terjadi berkali kali dan kalau kita enggak hati-hati akan terjadi terus. Kalau di masa lalu kan pimpinan sebelumnya enggak ada yang kena kan," ucapnya.

Baca Juga: KPK Ungkap Oknum Bea Cukai Siapkan Safe House untuk Simpan Uang dan Logam Mulia

Ia menekankan bahwa tanggung jawab pengawasan bersifat berjenjang dan tidak bisa lagi pimpinan beralasan tidak mengetahui pelanggaran yang dilakukan bawahannya. Setiap atasan diminta memperkuat pengawasan internal agar pelanggaran serupa tidak terulang.

"Enggak bisa lagi kita bilang oh itu di bawah saya terlalu jauh, anda harus mengawasi itu. Karena pada akhirnya kalau begini terus, dirjen-dirjen dan saya juga kena, enggak bisa lari. Tapi sekarang kita coba perbaiki secepatnya," papar Purbaya.

Purbaya berharap langkah pembenahan, termasuk rotasi pejabat dan penguatan pengawasan, dapat memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi perpajakan dan kepabeanan. Ia juga meminta seluruh jajaran menjaga integritas agar kasus korupsi tidak kembali mencoreng lembaga.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Purbaya Tegaskan Investor...
Purbaya Tegaskan Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Tak Kebal Hukum
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Bea Cukai Sita Ribuan...
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
Rekomendasi
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved