Emas Bangkit Lagi, Didorong Pelemahan Dolar AS dan Panas Dingin AS-Iran

Senin, 09 Februari 2026 - 12:00 WIB
loading...
Emas Bangkit Lagi, Didorong...
Harga emas kembali menembus level psikologis USD5.000 per ons pada perdagangan Asia, Senin (9/2). FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Harga emas kembali menembus level psikologis USD5.000 per ons pada perdagangan Asia, Senin (9/2), di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Kenaikan ini juga ditopang pelemahan dolar AS yang membuat logam mulia semakin menarik bagi investor global sebagai aset lindung nilai.

Dikutip dari DW, penguatan harga emas terjadi setelah pasar sempat bergejolak pada akhir Januari akibat dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat. Pada awal perdagangan pekan ini, harga emas spot berada di kisaran USD5.018 per ons, pulih dari posisi terendah sekitar USD4.450 pada awal pekan sebelumnya.



Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut diskusi tersebut sebagai "awal yang baik", namun memperingatkan bahwa membangun kepercayaan tetap menjadi hambatan utama.

Baca Juga: Harga Emas Antam Melonjak Rp20.000 per Gram, Ini Daftar Rinciannya

Reli emas seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik setelah pembicaraan tidak langsung antara pejabat AS dan Iran di Oman pada 6 Februari berakhir dengan kesepakatan untuk melanjutkan negosiasi. Di saat bersamaan, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengancam tarif hingga 25 persen bagi negara-negara yang tetap berdagang dengan Iran, khususnya di sektor energi.

Kebijakan tersebut menyasar mitra dagang utama Teheran seperti China, Rusia, Jerman, dan Uni Emirat Arab. Perintah eksekutif itu juga menyinggung kekhawatiran atas program nuklir Iran, dukungan terhadap kelompok militan, pengembangan rudal balistik, serta potensi destabilisasi kawasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Permudah Akses, BM Emas...
Permudah Akses, BM Emas Perkuat Layanan Jual Beli Perhiasan Online di Madura
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp25.000, Sentuh Rp2,805 Juta per Gram
Sinergi Perkuat Bahan...
Sinergi Perkuat Bahan Baku Emas Nasional
Rekomendasi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Bukan Messi atau Ronaldo,...
Bukan Messi atau Ronaldo, Hanya Kylian Mbappe yang Kenakan Lencana Istimewa di Piala Dunia 2026
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Cegah Kebocoran Devisa...
Cegah Kebocoran Devisa Hasil Ekspor, DSI Fokus Dongkrak Penerimaan Negara
Salah Pilih Rekening...
Salah Pilih Rekening Tujuan? Cara Batalkan Pencairan Pinjaman Kredivo
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved