Menhub Sebut Layanan Trasportasi Jangan Dilihat dengan Kacamata Kuda
Kamis, 17 September 2020 - 13:48 WIB
loading...
A
A
A
"Aspek lain yang tidak kalah penting adalah bagaimana transportasi mampu mendukung dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi dunia usaha. Bahkan, keberhasilan penyelenggara transportasi akan tergantung pada layanan yang dilakukan oleh insan perhubungan, karena itu saya mengharapkan kita tetap semangat dalam situasi pandemi sekarang ini, karena transportasi adalah urat nadi perekonomian," kata dia.
(Baca Juga: Siapa Berani, Kemenhub Sudah Buka Penerbangan ke Wuhan dan China )
Untuk mendukung kinerja transportasi dan berdampak positif bagi ekonomi Indonesia, lanjut Budi, hal penting lain yang juga dipertimbangkan adalah kepastian peraturan perundang-undangan di bidang transportasi. Dia bilang, peraturan yang baik tidak hanya memperhitungkan aspek hukum dan aspek teknis. Tapi, juga mempertimbagkan akses sosiologis dan komunikasi.
Kedua aspek itu akan menjadi instrumen pemerintah agar peraturan yang ada dapat tersosialisasi atau disampaikan dan dipahami oleh masyarakat secara baik. "Memperhitungkan mempertimbagkan akses sosiologis dan komunikasi agar peraturan yang ada dapat tersosialisasi dan dipahami oleh masyarakat," ujarnya.
(Baca Juga: Siapa Berani, Kemenhub Sudah Buka Penerbangan ke Wuhan dan China )
Untuk mendukung kinerja transportasi dan berdampak positif bagi ekonomi Indonesia, lanjut Budi, hal penting lain yang juga dipertimbangkan adalah kepastian peraturan perundang-undangan di bidang transportasi. Dia bilang, peraturan yang baik tidak hanya memperhitungkan aspek hukum dan aspek teknis. Tapi, juga mempertimbagkan akses sosiologis dan komunikasi.
Kedua aspek itu akan menjadi instrumen pemerintah agar peraturan yang ada dapat tersosialisasi atau disampaikan dan dipahami oleh masyarakat secara baik. "Memperhitungkan mempertimbagkan akses sosiologis dan komunikasi agar peraturan yang ada dapat tersosialisasi dan dipahami oleh masyarakat," ujarnya.
(akr)
Lihat Juga :