Menhub Sebut Layanan Trasportasi Jangan Dilihat dengan Kacamata Kuda

Kamis, 17 September 2020 - 13:48 WIB
loading...
Menhub Sebut Layanan...
Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, layanan transportasi dalam negeri harus dilihat dari sudut pandang ekonomi baru. Atau, transportasi tidak semata dilihat dari sudut pandang biaya yang ditanggung. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, layanan transportasi dalam negeri harus dilihat dari sudut pandang ekonomi baru. Atau, transportasi tidak semata dilihat dari sudut pandang biaya yang ditanggung masyarakat saat melakukan perjalanan.

"Pembangunan sistem transportasi harus diamati dengan kacamata berbeda atau dengan kata lain kita gak hanya memperhatikan biaya yang harus ditanggung oleh masyarakat dalam perjalanan. Melainkan kita juga harus memperhatikan dampak lingkungan agar muncul titik-titik pertumbuhan ekonomi baru," ujar Budi dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional, Kamis (17/9/2020).

(Baca Juga: DKI Jakarta Injak Rem Darurat, Pembatasan Transportasi Sedang Dikaji )

Budi menyebut, dalam kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), kebijakan sistem transportasi yang sedang dilaksanakan hendaknya dipadukan dalam bingkai sistem transportasi yang berkelanjutan. Di mana, pembangunan transportasi berkelanjutan dapat memungkinakan menjangkau kebutuhan dan akses dari masyarakat. Dengan begitu, moda transportasi mampu mendukung pengembangan ekonomi baru bagi masyarakat itu sendiri.

Bahkan Menhub Budi menyebut, transportasi adalah urat nadi perekonomian nasional. Pandangan ini didasari pada kinerja infrastruktur dan layanan transportasi yang dinilai mampu mendongkrak kinerja ekonomi makro dalam negeri. Karena itu, keberhasilan ekonomi juga sangat tergantung pada bagaimana layanan transportasi mampu mendukung dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi dunia usaha atau bisnis.

"Aspek lain yang tidak kalah penting adalah bagaimana transportasi mampu mendukung dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi dunia usaha. Bahkan, keberhasilan penyelenggara transportasi akan tergantung pada layanan yang dilakukan oleh insan perhubungan, karena itu saya mengharapkan kita tetap semangat dalam situasi pandemi sekarang ini, karena transportasi adalah urat nadi perekonomian," kata dia.

(Baca Juga: Siapa Berani, Kemenhub Sudah Buka Penerbangan ke Wuhan dan China )

Untuk mendukung kinerja transportasi dan berdampak positif bagi ekonomi Indonesia, lanjut Budi, hal penting lain yang juga dipertimbangkan adalah kepastian peraturan perundang-undangan di bidang transportasi. Dia bilang, peraturan yang baik tidak hanya memperhitungkan aspek hukum dan aspek teknis. Tapi, juga mempertimbagkan akses sosiologis dan komunikasi.

Kedua aspek itu akan menjadi instrumen pemerintah agar peraturan yang ada dapat tersosialisasi atau disampaikan dan dipahami oleh masyarakat secara baik. "Memperhitungkan mempertimbagkan akses sosiologis dan komunikasi agar peraturan yang ada dapat tersosialisasi dan dipahami oleh masyarakat," ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Rakortas Stimulus Kuartal...
Rakortas Stimulus Kuartal II 2026: Berikut Paket Insentif Fiskal, hingga Biaya Transportasi
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Rekomendasi
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved