BCA Raih Sertifikasi Internasional Privasi Data dan AI
Selasa, 10 Februari 2026 - 10:24 WIB
loading...
Direktur BCA, Lianawaty Suwono. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menegaskan posisinya sebagai pionir dalam keamanan digital dan inovasi teknologi di Indonesia. Perseroan resmi meraih dua sertifikasi berstandar internasional, yakni ISO Privasi Data (ISO 27701) dan ISO Manajemen Kecerdasan Buatan (ISO 42001).
"Kepercayaan nasabah menjadi fondasi utama bagi keberhasilan yang telah diraih oleh BCA sejauh ini. Sertifikasi ISO privasi data dan kelola AI ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga kepercayaan dan keamanan data nasabah, sekaligus memastikan pemanfaatan teknologi dilakukan secara bertanggung jawab," ujar Direktur BCA, Lianawaty Suwono, dalam acara penyerahan sertifikat di Menara BCA Grand Indonesia, seperti dikutip, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: Jelajah Kuliner BCA Expoversary 2026, Warung Tempo Dulu hingga Kopi Kekinian
Sertifikasi ISO 27701:2019 berfokus pada sistem manajemen privasi informasi. Standar ini menjadi pedoman bagi organisasi dalam mengelola dan melindungi data pribadi nasabah secara menyeluruh, mulai dari proses pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, hingga penghapusan data. Sertifikasi ini juga mendukung kepatuhan perusahaan terhadap regulasi perlindungan data yang berlaku.
Sementara itu, ISO 42001:2023 merupakan standar internasional terbaru yang mengatur sistem manajemen kecerdasan buatan. Sertifikasi ini dirancang untuk memastikan pengembangan dan pemanfaatan AI dilakukan secara etis, transparan, aman, serta bertanggung jawab, dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi.
Baca Juga: BCA Hadirkan KPR Bunga Berjenjang, Mudahkan Gen Z Punya Hunian
Dengan pencapaian tersebut, BCA menegaskan langkah nyata dalam memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung transformasi digital yang berkelanjutan. Transformasi ini tidak hanya berorientasi pada kenyamanan dan kemudahan layanan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi nasabah.
Pencapaian dua sertifikasi internasional ini sekaligus memperkuat reputasi BCA sebagai institusi perbankan yang konsisten menjaga kepercayaan publik, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan pemanfaatan AI di sektor keuangan.
"Kami percaya inovasi ini harus berjalan beriringan dengan tata kelola yang kuat. Melalui penerapan standar ini, BCA berupaya menghadirkan layanan yang aman dan andal untuk nasabah BCA. Kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan layanan perbankan yang aman, inovatif, dan berorientasi pada perlindungan nasabah," tutup Lianawaty.
"Kepercayaan nasabah menjadi fondasi utama bagi keberhasilan yang telah diraih oleh BCA sejauh ini. Sertifikasi ISO privasi data dan kelola AI ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga kepercayaan dan keamanan data nasabah, sekaligus memastikan pemanfaatan teknologi dilakukan secara bertanggung jawab," ujar Direktur BCA, Lianawaty Suwono, dalam acara penyerahan sertifikat di Menara BCA Grand Indonesia, seperti dikutip, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: Jelajah Kuliner BCA Expoversary 2026, Warung Tempo Dulu hingga Kopi Kekinian
Sertifikasi ISO 27701:2019 berfokus pada sistem manajemen privasi informasi. Standar ini menjadi pedoman bagi organisasi dalam mengelola dan melindungi data pribadi nasabah secara menyeluruh, mulai dari proses pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, hingga penghapusan data. Sertifikasi ini juga mendukung kepatuhan perusahaan terhadap regulasi perlindungan data yang berlaku.
Sementara itu, ISO 42001:2023 merupakan standar internasional terbaru yang mengatur sistem manajemen kecerdasan buatan. Sertifikasi ini dirancang untuk memastikan pengembangan dan pemanfaatan AI dilakukan secara etis, transparan, aman, serta bertanggung jawab, dengan tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi.
Baca Juga: BCA Hadirkan KPR Bunga Berjenjang, Mudahkan Gen Z Punya Hunian
Dengan pencapaian tersebut, BCA menegaskan langkah nyata dalam memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung transformasi digital yang berkelanjutan. Transformasi ini tidak hanya berorientasi pada kenyamanan dan kemudahan layanan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi nasabah.
Pencapaian dua sertifikasi internasional ini sekaligus memperkuat reputasi BCA sebagai institusi perbankan yang konsisten menjaga kepercayaan publik, di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan pemanfaatan AI di sektor keuangan.
"Kami percaya inovasi ini harus berjalan beriringan dengan tata kelola yang kuat. Melalui penerapan standar ini, BCA berupaya menghadirkan layanan yang aman dan andal untuk nasabah BCA. Kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan layanan perbankan yang aman, inovatif, dan berorientasi pada perlindungan nasabah," tutup Lianawaty.
(nng)
Lihat Juga :