Disikat Balik Trenggono soal Anggaran Kapal, Ini Jawaban Purbaya
Rabu, 11 Februari 2026 - 13:26 WIB
loading...
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Pinterest
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara menanggapi sindiran Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono terkait polemik dana pembuatan kapal. Purbaya menegaskan dirinya hanya melihat realisasi pesanan kapal di galangan sebagai indikator apakah anggaran benar-benar sudah berjalan atau belum.
"Oh saya nggak tahu, kan dia suka promosi kapal banyak. Saya cuma cek kan ke galangan, ada nggak yang di-order, ya belum. Berarti kan belum ada pesanan ke sana. Mau dibikin kapan saya nggak tahu," kata Purbaya saat dikonfirmasi Rabu (11/2/2026).
Ia juga menanggapi pernyataan Trenggono yang menyebut dana pembangunan kapal bersumber dari pinjaman luar negeri Pemerintah Inggris. Menurutnya, sekalipun berasal dari pinjaman, mekanisme tetap melalui Kementerian Keuangan.
"Ya udah nggak apa-apa. Yang, yang betul Pak Trenggono mungkin saya datanya salah. Tapi sebagian katanya uangnya pinjaman. Tapi pinjaman juga nanti kan lewat kita juga kan, tetap aja," lanjutnya.
Baca Juga: Menteri KKP Respons Keras Purbaya Soal Pembelian Kapal: Tanya ke Anak Buah Sebelum Komentar
Sebelumnya, Trenggono menyampaikan sindiran melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia menyebut dana pembangunan kapal KKP berasal dari pinjaman Pemerintah Inggris dan meminta Purbaya mengecek kepada jajarannya di Kementerian Keuangan terkait pencairan anggaran.
"Yang terhormat (Yth), supaya Anda paham dan cerdas, dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari Pemerintah Inggris. Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar enggak uang (untuk) kapal itu sudah dikucurkan?" tulis Trenggono.
Sindiran Trenggono ini menyusul pernyataan Purbaya dalam sebuah forum diskusi yang menyoroti belum optimalnya perkembangan industri galangan kapal nasional. Padahal, menurut Purbaya, anggaran untuk pembuatan kapal telah digelontorkan.
Baca Juga: Purbaya Sentil Impor Kapal Bekas: Orang Kita Jago, Cuma Tak Dikasih Kesempatan
Selain itu, Purbaya juga menyinggung rendahnya belanja pemerintah untuk mendukung galangan kapal nasional. Ia menyebut masih banyak kapal milik negara yang seharusnya dapat dipesan dari galangan domestik, namun belum terserap.
"Berapa dari Anda yang sudah menerima order dari KKP? (Belum jawab audiens). Kan Aneh, nggak masuk akal, uangnya gue keluarin. Ini mungkin kalian kurang aktif atau gimana nih? Kenapa KKP belum ada order ke sana?" kata Purbaya.
"Oh saya nggak tahu, kan dia suka promosi kapal banyak. Saya cuma cek kan ke galangan, ada nggak yang di-order, ya belum. Berarti kan belum ada pesanan ke sana. Mau dibikin kapan saya nggak tahu," kata Purbaya saat dikonfirmasi Rabu (11/2/2026).
Ia juga menanggapi pernyataan Trenggono yang menyebut dana pembangunan kapal bersumber dari pinjaman luar negeri Pemerintah Inggris. Menurutnya, sekalipun berasal dari pinjaman, mekanisme tetap melalui Kementerian Keuangan.
"Ya udah nggak apa-apa. Yang, yang betul Pak Trenggono mungkin saya datanya salah. Tapi sebagian katanya uangnya pinjaman. Tapi pinjaman juga nanti kan lewat kita juga kan, tetap aja," lanjutnya.
Baca Juga: Menteri KKP Respons Keras Purbaya Soal Pembelian Kapal: Tanya ke Anak Buah Sebelum Komentar
Sebelumnya, Trenggono menyampaikan sindiran melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia menyebut dana pembangunan kapal KKP berasal dari pinjaman Pemerintah Inggris dan meminta Purbaya mengecek kepada jajarannya di Kementerian Keuangan terkait pencairan anggaran.
"Yang terhormat (Yth), supaya Anda paham dan cerdas, dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari Pemerintah Inggris. Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar enggak uang (untuk) kapal itu sudah dikucurkan?" tulis Trenggono.
Sindiran Trenggono ini menyusul pernyataan Purbaya dalam sebuah forum diskusi yang menyoroti belum optimalnya perkembangan industri galangan kapal nasional. Padahal, menurut Purbaya, anggaran untuk pembuatan kapal telah digelontorkan.
Baca Juga: Purbaya Sentil Impor Kapal Bekas: Orang Kita Jago, Cuma Tak Dikasih Kesempatan
Selain itu, Purbaya juga menyinggung rendahnya belanja pemerintah untuk mendukung galangan kapal nasional. Ia menyebut masih banyak kapal milik negara yang seharusnya dapat dipesan dari galangan domestik, namun belum terserap.
"Berapa dari Anda yang sudah menerima order dari KKP? (Belum jawab audiens). Kan Aneh, nggak masuk akal, uangnya gue keluarin. Ini mungkin kalian kurang aktif atau gimana nih? Kenapa KKP belum ada order ke sana?" kata Purbaya.
(nng)
Lihat Juga :