Perkuat Rantai Pasok, Petrokimia Gresik Implementasikan Digital SCF
Kamis, 12 Februari 2026 - 13:51 WIB
loading...
Petrokimia Gresik menggandeng Himbara untuk mengimplementasikan program digital SCF. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Petrokimia Gresik menggandeng Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk mengimplementasikan program digital Supply Chain Financing (SCF). Langkah ini ditempuh guna memperkuat ekosistem rantai pasok sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan pembayaran di lingkungan perusahaan.
"Implementasi SCF ini juga terbukti mampu mendukung kelancaran pasokan barang dan jasa, sehingga proses produksi dan distribusi ke depan dapat berjalan semakin baik dan lancar dalam upaya melanjutkan swasembada pangan nasional," ujar Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo seperti dikutip, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40.000 Ton, Perkuat Pasokan Bahan Baku NPK
Adit menjelaskan program SCF memungkinkan mitra kerja memperoleh percepatan pembayaran atas tagihan yang telah terverifikasi dengan biaya pembiayaan lebih kompetitif. Dalam skema ini, Petrokimia Gresik berperan sebagai anchor company yang memberikan kepastian arus kas bagi para pemasok.
Menurut Adit, implementasi SCF sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan komitmen perusahaan dalam membangun kemitraan berkelanjutan. Transformasi ini dinilai mampu memperkuat kolaborasi jangka panjang sekaligus meningkatkan daya saing ekosistem usaha Petrokimia Gresik.
Baca Juga: Petrokimia Gresik Dorong Peningkatan Kualitas Budidaya Ikan
Petrokimia Gresik tidak hanya mengandalkan kerja sama dengan perbankan, tetapi juga mengembangkan skema SCF melalui pemanfaatan sistem digital terintegrasi. Dengan pendekatan tersebut, manfaat pembiayaan rantai pasok diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh mitra dalam ekosistem perusahaan.
"Program ini tidak hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi mitra usaha sebagai bagian penting dari rantai pasok perusahaan," tutup Adit.
"Implementasi SCF ini juga terbukti mampu mendukung kelancaran pasokan barang dan jasa, sehingga proses produksi dan distribusi ke depan dapat berjalan semakin baik dan lancar dalam upaya melanjutkan swasembada pangan nasional," ujar Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo seperti dikutip, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40.000 Ton, Perkuat Pasokan Bahan Baku NPK
Adit menjelaskan program SCF memungkinkan mitra kerja memperoleh percepatan pembayaran atas tagihan yang telah terverifikasi dengan biaya pembiayaan lebih kompetitif. Dalam skema ini, Petrokimia Gresik berperan sebagai anchor company yang memberikan kepastian arus kas bagi para pemasok.
Menurut Adit, implementasi SCF sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan komitmen perusahaan dalam membangun kemitraan berkelanjutan. Transformasi ini dinilai mampu memperkuat kolaborasi jangka panjang sekaligus meningkatkan daya saing ekosistem usaha Petrokimia Gresik.
Baca Juga: Petrokimia Gresik Dorong Peningkatan Kualitas Budidaya Ikan
Petrokimia Gresik tidak hanya mengandalkan kerja sama dengan perbankan, tetapi juga mengembangkan skema SCF melalui pemanfaatan sistem digital terintegrasi. Dengan pendekatan tersebut, manfaat pembiayaan rantai pasok diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh mitra dalam ekosistem perusahaan.
"Program ini tidak hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi mitra usaha sebagai bagian penting dari rantai pasok perusahaan," tutup Adit.
(nng)
Lihat Juga :