Rupiah Kembali Lesu, Hari Ini Ambles ke Rp16.828 per Dolar AS
Kamis, 12 Februari 2026 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
Pada hari Selasa, Trump mengatakan ia mempertimbangkan untuk mengirim kapal induk kedua ke Timur Tengah jika kesepakatan tidak tercapai dengan Iran. Bahkan ketika Washington dan Teheran bersiap untuk melanjutkan pembicaraan.
“Para diplomat AS dan Iran mengadakan pembicaraan tidak langsung pekan lalu di Oman. Tanggal dan tempat putaran pembicaraan AS-Iran berikutnya belum diumumkan,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Baca Juga: Rupiah Balik Melawan Dolar AS, Hari Ini Sentuh Rp16.786 per USD
Laporan Utama Ketenagakerjaan AS untuk bulan Januari yang tertunda menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan. Nonfarm Payrolls (NFP) naik 130 ribu, mengalahkan ekspektasi pasar sekitar 70 ribu dan berada di atas peningkatan revisi Desember sebesar 48 ribu. Sementara, Tingkat Pengangguran sedikit menurun menjadi 4,3% dari 4,4%.
Dari sisi pendapatan, pendapatan per jam rata-rata meningkat sebesar 0,4% MoM pada Januari, meningkat dari 0,1% pada bulan sebelumnya dan melampaui perkiraan pasar sebesar 0,3%, sementara laju tahunan tetap stabil di 3,7% YoY, juga melampaui ekspektasi sebesar 3,6%.
Laporan pasar tenaga kerja AS yang lebih kuat ini mengurangi urgensi untuk pemotongan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat dan dapat memberikan dukungan kepada Dolar AS dalam jangka pendek.
“Para diplomat AS dan Iran mengadakan pembicaraan tidak langsung pekan lalu di Oman. Tanggal dan tempat putaran pembicaraan AS-Iran berikutnya belum diumumkan,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Baca Juga: Rupiah Balik Melawan Dolar AS, Hari Ini Sentuh Rp16.786 per USD
Laporan Utama Ketenagakerjaan AS untuk bulan Januari yang tertunda menunjukkan pasar tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan. Nonfarm Payrolls (NFP) naik 130 ribu, mengalahkan ekspektasi pasar sekitar 70 ribu dan berada di atas peningkatan revisi Desember sebesar 48 ribu. Sementara, Tingkat Pengangguran sedikit menurun menjadi 4,3% dari 4,4%.
Dari sisi pendapatan, pendapatan per jam rata-rata meningkat sebesar 0,4% MoM pada Januari, meningkat dari 0,1% pada bulan sebelumnya dan melampaui perkiraan pasar sebesar 0,3%, sementara laju tahunan tetap stabil di 3,7% YoY, juga melampaui ekspektasi sebesar 3,6%.
Laporan pasar tenaga kerja AS yang lebih kuat ini mengurangi urgensi untuk pemotongan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat dan dapat memberikan dukungan kepada Dolar AS dalam jangka pendek.
(akr)
Lihat Juga :