Wamenkeu Suahasil Wanti-wanti Bunga UMi Harus Lebih Murah dari Bank
Kamis, 12 Februari 2026 - 22:04 WIB
loading...
A
A
A
Suahasil juga menyoroti jumlah debitur UMi di Solo yang saat ini mencapai 25 ribu orang. Menurutnya, angka tersebut masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar mengingat potensi ekonomi kota Surakarta.
“Untuk kaliber kota sebesar Surakarta, terlalu kecil menurut saya 25 ribu itu,” tambahnya.
Baca Juga: Retas Jalan Sukses Pengusaha Ultra Mikro lewat Program Mekaarpreneur
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PIP, Ismed Saputra merinci, bahwa hingga saat ini total penyaluran pembiayaan UMi di Solo telah menembus angka Rp105 miliar. Penyaluran tersebut dilakukan melalui tujuh lembaga keuangan bukan bank yang memiliki cabang di wilayah tersebut.
“Jadi memang debitur kita saat ini di Solo ini kita ada 7 penyalur, tapi penyalur ini semua yang punya cabang disini Pak, jadi bukan kooperasi yang ada di Solo debitur kita disini ada sekitar 25 ribu orang, total penyaluran disini ada sekitar 105 miliar,” jelas Ismed.
Selain akses modal, Kementerian Keuangan melalui PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) juga fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui perbaikan hunian. Di kawasan Sangkrah, Solo, SMF telah merenovasi puluhan rumah agar layak huni.
“Untuk kaliber kota sebesar Surakarta, terlalu kecil menurut saya 25 ribu itu,” tambahnya.
Baca Juga: Retas Jalan Sukses Pengusaha Ultra Mikro lewat Program Mekaarpreneur
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PIP, Ismed Saputra merinci, bahwa hingga saat ini total penyaluran pembiayaan UMi di Solo telah menembus angka Rp105 miliar. Penyaluran tersebut dilakukan melalui tujuh lembaga keuangan bukan bank yang memiliki cabang di wilayah tersebut.
“Jadi memang debitur kita saat ini di Solo ini kita ada 7 penyalur, tapi penyalur ini semua yang punya cabang disini Pak, jadi bukan kooperasi yang ada di Solo debitur kita disini ada sekitar 25 ribu orang, total penyaluran disini ada sekitar 105 miliar,” jelas Ismed.
Selain akses modal, Kementerian Keuangan melalui PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) juga fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui perbaikan hunian. Di kawasan Sangkrah, Solo, SMF telah merenovasi puluhan rumah agar layak huni.
Lihat Juga :