Anak di Bawah Umur Kini Tak Bisa Sembarang Beli Produk RELX
Kamis, 17 September 2020 - 19:46 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Untuk menghindari anak-anak di bawah umur mengkonsumsi rokok elektrik , RELX Technology menerapkan Guardian Program. Dalam penerapan program itu, salah satu caranya adalah dengan meningkatkan verifikasi usia pembeli.
Di China, misalnya, siapa pun yang memasuki toko RELX resmi akan diminta untuk menunjukkan identitas untuk membuktikan bahwa mereka cukup umur, meskipun hal ini tidak diwajibkan oleh hukum .
“Sejak awal, kami telah berkomitmen untuk mencegah penggunaan rokok elektrik oleh anak di bawah umur dan orang yang tidak merokok. Oleh karena itu, RELX sangat bangga untuk mengimplementasikan Guardian Program untuk memastikan tanggung jawab menyeluruh atas komitmen ini, " jelas Country Manager RELX, Jonathan Ng, dalam keterangan resmi, Kamis (17/9/2020).
Ia menjelaskan, Guardian Program adalah inisiatif seluruh perusahaan mulai dari pengembangan produk hingga penjualan. Dalam hal ini, RELX melakukan pengawasan hingga pengecer dan karyawan di toko. ( Baca juga:BI Tahan Suku Bunga 4%, Belum Bisa Percepat Pemulihan Ekonomi )
RELX juga menggunakan teknologi mutakhir seperti artificial intelligence (AI) untuk meningkatkan pencegahan akses kepada masyarakat di bawah umur melalui program bernama Project Sunflower. Mesin penjual otomatis di China telah mengadopsi teknologi pengenalan wajah untuk memastikan hanya pelanggan dewasa yang dapat melakukan pembelian.
"Anak di bawah umur juga tidak diizinkan memasuki toko RELX, dan kamera pemindai wajah di dalam toko akan segera memberi tahu staf toko RELX jika anak di bawah umur memasuki toko," terangnya.
Selain itu, RELX juga mendukung semua bentuk peraturan yang efektif untuk mencegah pembelian dan penggunaan produk oleh anak di bawah umur. Misalnya saja terkait peringatan dalam kemasan.
Di China, misalnya, siapa pun yang memasuki toko RELX resmi akan diminta untuk menunjukkan identitas untuk membuktikan bahwa mereka cukup umur, meskipun hal ini tidak diwajibkan oleh hukum .
“Sejak awal, kami telah berkomitmen untuk mencegah penggunaan rokok elektrik oleh anak di bawah umur dan orang yang tidak merokok. Oleh karena itu, RELX sangat bangga untuk mengimplementasikan Guardian Program untuk memastikan tanggung jawab menyeluruh atas komitmen ini, " jelas Country Manager RELX, Jonathan Ng, dalam keterangan resmi, Kamis (17/9/2020).
Ia menjelaskan, Guardian Program adalah inisiatif seluruh perusahaan mulai dari pengembangan produk hingga penjualan. Dalam hal ini, RELX melakukan pengawasan hingga pengecer dan karyawan di toko. ( Baca juga:BI Tahan Suku Bunga 4%, Belum Bisa Percepat Pemulihan Ekonomi )
RELX juga menggunakan teknologi mutakhir seperti artificial intelligence (AI) untuk meningkatkan pencegahan akses kepada masyarakat di bawah umur melalui program bernama Project Sunflower. Mesin penjual otomatis di China telah mengadopsi teknologi pengenalan wajah untuk memastikan hanya pelanggan dewasa yang dapat melakukan pembelian.
"Anak di bawah umur juga tidak diizinkan memasuki toko RELX, dan kamera pemindai wajah di dalam toko akan segera memberi tahu staf toko RELX jika anak di bawah umur memasuki toko," terangnya.
Selain itu, RELX juga mendukung semua bentuk peraturan yang efektif untuk mencegah pembelian dan penggunaan produk oleh anak di bawah umur. Misalnya saja terkait peringatan dalam kemasan.
Lihat Juga :