Dedolarisasi Tanpa Mata Uang Lokal, BRICS Bentuk Bursa Logam Mulia
Minggu, 15 Februari 2026 - 21:14 WIB
loading...
Negara-negara BRICS mengembangkan bursa perdagangan logam mulia sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada sistem keuangan yang didominasi Barat. FOTO/Shutterstock
A
A
A
JAKARTA - Negara-negara BRICS tengah mengembangkan bursa perdagangan logam mulia sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada sistem keuangan yang didominasi Barat. Inisiatif ini berjalan bersamaan dengan rencana penguatan penggunaan mata uang nasional dalam transaksi lintas negara anggota.
"Ada juga inisiatif baru-baru ini, tetapi sangat penting, untuk membentuk bursa logam mulia, bersamaan dengan bursa gandum," kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov dalam wawancara dengan TASS dikutip, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga: Lepas Ketergantungan Dolar AS, BRICS Siapkan Arah Baru di KTT 2026
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah pembahasan lanjutan mengenai platform investasi bersama serta kemitraan zona ekonomi khusus antarnegara BRICS. Pengembangan bursa logam mulia dinilai sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur perdagangan komoditas dan sistem pembayaran alternatif.
"Ada juga inisiatif baru-baru ini, tetapi sangat penting, untuk membentuk bursa logam mulia, bersamaan dengan bursa gandum," kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov dalam wawancara dengan TASS dikutip, Minggu (15/2/2026).
Baca Juga: Lepas Ketergantungan Dolar AS, BRICS Siapkan Arah Baru di KTT 2026
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah pembahasan lanjutan mengenai platform investasi bersama serta kemitraan zona ekonomi khusus antarnegara BRICS. Pengembangan bursa logam mulia dinilai sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur perdagangan komoditas dan sistem pembayaran alternatif.
Lihat Juga :