Business & Legal Outlook 2026 Soroti Strategi Bertahan dan Tumbuh di Tengah Tekanan Ekonomi
Senin, 16 Februari 2026 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
“Di tahun 2026 dan seterusnya, akan muncul pemain lama, yaitu koperasi,” lanjutnya.
"Koperasi akan mempunyai strategi baru yang akan berpotensi menjadi game changer di perekonomian Indonesia dengan dukungan penuh dari pemerintah saat ini," terangnya.
Melanjutkan pembahasan tema forum, Wakil Direktur Utama MIND ID, Dany Amrul Ichdan, mengulas prospek sektor sumber daya alam ke depan, dengan penekanan pada pentingnya menjaga keseimbangan antara akselerasi pertumbuhan dan komitmen terhadap keberlanjutan.
“Untuk bisa menjadi engine of growth yang terbaik bagi negara, maka BUMN tidak bisa bekerja sendiri. BUMN harus inklusif dan harus membuat strategi inklusifitas yang bagus,” katanya.
Samira Alatas, Komisaris Jasamarga Related Business sekaligus Ketua Bidang XII Investasi dan Kerja Sama Antar Daerah BPD HIPMI Jaya, turut hadir sebagai keynote speaker. Dalam pemaparannya, ia membahas dinamika geopolitik dan prospek bisnis ke depan, termasuk bagaimana pelaku usaha menavigasi ketidakpastian, menyusun strategi yang adaptif, serta menangkap peluang di tengah perubahan global.
Founder & CEO Radian Syam & Syam Law Firm, Radian Syam turut memaparkan arah strategis dan kebijakan ke depan. “Hari ini kita dapat melihat komitmen pemerintah dalam membangun sistem tata kelola (governance) yang kuat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Radian Syam juga menyampaikan afirmasi positif dengan mengutip Bung Hatta: “Jatuh bangunnya sebuah negara sangat bergantung pada bangsanya sendiri.” Ia pun menutup dengan ajakan reflektif, “Mari kita jadikan forum-forum seperti ini sebagai ruang pembelajaran dan edukasi bagi kita semua.”
Mengangkat tema aksi korporasi dalam lanskap geopolitik yang dinamis, panel pertama menghadirkan pandangan ekonomi dan investasi dari Akhmad Mikhail, Chief Economist Sucor Sekuritas, serta Putu Bravo Timothy, Founder THEY Partnership. Diskusi dipandu oleh Satya Pramesi, Host Indonesia Last Week dan Tech in Asia.
Pada panel kedua, transformasi sektor jasa keuangan menjadi sorotan utama. Nicholas Hilman, Co-Founder Simpan Asset Management, dan Ramos Romatua Sidjabat, Partner FNKN Law Firm, berbagi pandangan mengenai strategi investasi dan restrukturisasi, serta tantangan regulasi yang dihadapi industri keuangan. Sesi ini dipandu oleh Jonathan Nainggolan, Managing Partner Idea Tax.
Isu digital dan kesiapan menghadapi era kecerdasan buatan turut menjadi perhatian utama dalam forum ini. Diskusi menyoroti kesiapan regulasi serta kapasitas organisasi dalam beradaptasi dengan perkembangan AI.
"Koperasi akan mempunyai strategi baru yang akan berpotensi menjadi game changer di perekonomian Indonesia dengan dukungan penuh dari pemerintah saat ini," terangnya.
Melanjutkan pembahasan tema forum, Wakil Direktur Utama MIND ID, Dany Amrul Ichdan, mengulas prospek sektor sumber daya alam ke depan, dengan penekanan pada pentingnya menjaga keseimbangan antara akselerasi pertumbuhan dan komitmen terhadap keberlanjutan.
“Untuk bisa menjadi engine of growth yang terbaik bagi negara, maka BUMN tidak bisa bekerja sendiri. BUMN harus inklusif dan harus membuat strategi inklusifitas yang bagus,” katanya.
Samira Alatas, Komisaris Jasamarga Related Business sekaligus Ketua Bidang XII Investasi dan Kerja Sama Antar Daerah BPD HIPMI Jaya, turut hadir sebagai keynote speaker. Dalam pemaparannya, ia membahas dinamika geopolitik dan prospek bisnis ke depan, termasuk bagaimana pelaku usaha menavigasi ketidakpastian, menyusun strategi yang adaptif, serta menangkap peluang di tengah perubahan global.
Founder & CEO Radian Syam & Syam Law Firm, Radian Syam turut memaparkan arah strategis dan kebijakan ke depan. “Hari ini kita dapat melihat komitmen pemerintah dalam membangun sistem tata kelola (governance) yang kuat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Radian Syam juga menyampaikan afirmasi positif dengan mengutip Bung Hatta: “Jatuh bangunnya sebuah negara sangat bergantung pada bangsanya sendiri.” Ia pun menutup dengan ajakan reflektif, “Mari kita jadikan forum-forum seperti ini sebagai ruang pembelajaran dan edukasi bagi kita semua.”
Mengangkat tema aksi korporasi dalam lanskap geopolitik yang dinamis, panel pertama menghadirkan pandangan ekonomi dan investasi dari Akhmad Mikhail, Chief Economist Sucor Sekuritas, serta Putu Bravo Timothy, Founder THEY Partnership. Diskusi dipandu oleh Satya Pramesi, Host Indonesia Last Week dan Tech in Asia.
Pada panel kedua, transformasi sektor jasa keuangan menjadi sorotan utama. Nicholas Hilman, Co-Founder Simpan Asset Management, dan Ramos Romatua Sidjabat, Partner FNKN Law Firm, berbagi pandangan mengenai strategi investasi dan restrukturisasi, serta tantangan regulasi yang dihadapi industri keuangan. Sesi ini dipandu oleh Jonathan Nainggolan, Managing Partner Idea Tax.
Isu digital dan kesiapan menghadapi era kecerdasan buatan turut menjadi perhatian utama dalam forum ini. Diskusi menyoroti kesiapan regulasi serta kapasitas organisasi dalam beradaptasi dengan perkembangan AI.
Lihat Juga :