Business & Legal Outlook 2026 Soroti Strategi Bertahan dan Tumbuh di Tengah Tekanan Ekonomi
Senin, 16 Februari 2026 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
“Perkembangan teknologi, khususnya AI, tidak hanya membuka peluang baru, tetapi juga menuntut kesiapan tata kelola dan kepatuhan yang lebih matang dari pelaku usaha,” ujar Joddy Mulyasetya P., Managing Partner Legal Next Attorneys at Law.
Sesi yang dimoderatori oleh Joddy tersebut turut menghadirkan Ari Juliano Gema, Partner Assegaf Hamzah & Partners; Fachry Hasani Habib, Managing Partner IBLM Law Group; serta Teguh Kurniawan Harmanda, Direktur Utama PT Peruri Digital Security, yang membahas tantangan regulasi, keamanan data, serta peluang model bisnis baru dalam ekosistem digital yang terus berkembang.
Membahas tentang AI, Ai Juliano Gema atau lebih akrab dipanggil Ajo mengucapkan bahwa dengan perkembangan AI yang begitu cepat, sangat penting untuk para praktisi hukum untuk tidak menganggap AI sebagai praktisi hukum yang setara melainkan sebagai alat yang harus seimbang dengan campur tangan manusia.
Pembahasan mengenai Business Trends in Natural Resources, Environmental Disputes, and Litigation Financing menyoroti dinamika sektor sumber daya alam di tengah tuntutan keberlanjutan dan kepastian hukum.
Dimoderatori oleh Nicko Yosafat, Head of Investor Relations Arkora Hydro, sesi ini menghadirkan Yosita Nur Wirdayanti, Dept. Head ESG Strategy, Product and Portfolio Management, yang mengulas strategi permodalan hijau melalui green financing, blended finance, serta pengembangan pasar karbon sebagai instrumen transisi berkelanjutan.
Dari sisi regulasi dan kebijakan, Rudi Bachtiar, Partner dan Head of ESG and Climate Change Practice Group ARMA Law, menekankan pentingnya kerangka hukum transisi energi, kepastian perizinan, serta penguatan tata kelola di sektor tambang dan energi.
Sementara itu Umar Rivaldy Pulukadang, Sekretaris Jenderal PERTAMISI dan Managing Director Minevesting Group, menyoroti hilirisasi sebagai agenda strategis nasional, termasuk kepastian hukum investasi smelter dan industri hilir, insentif fiskal, hingga potensi risiko sengketa perdagangan internasional.
Dengan menghadirkan lintas perspektif dari sisi regulator, sektor keuangan, korporasi, dan praktisi hukum, Business & Legal Outlook 2026 menjadi ruang dialog strategis untuk membaca peluang, risiko, serta arah kebijakan di tahun mendatang. Maka dari itu, ET-Asia berencana untuk menghadirkan forum ini kembali di bulan-bulan mendatang untuk menghadirkan pemaparan materi berdasarkan informasi dan perkembangan terbaru.
Forum ini didukung oleh sejumlah sponsor, antara lain Radian Syam & Syam, Bank Syariah Indonesia, Peruri Digital Security, PSG, FNKN, IdeaTax, IBLM, Ragta Dea, Putra Tiga Warna, Delapan Capital, LegalNext, THEY, Arkora Hydro, ARMA Law, Yulis & Partners, Marmen, Adco Law, ET-Consultant, TAKA Tour & Travel, serta TAKA Trans, dengan dukungan venue partner Hallf Patiunus.
Dihadiri oleh lebih dari seratus peserta dari berbagai sektor, forum ini mencerminkan kebutuhan nyata para pelaku usaha akan ruang diskusi yang kredibel-tempat bertemunya perspektif antar pelaku bisnis dan para ahli di bidangnya untuk membaca arah, berbagi pengalaman, serta menyusun langkah ke depan secara lebih terukur.
Sesi yang dimoderatori oleh Joddy tersebut turut menghadirkan Ari Juliano Gema, Partner Assegaf Hamzah & Partners; Fachry Hasani Habib, Managing Partner IBLM Law Group; serta Teguh Kurniawan Harmanda, Direktur Utama PT Peruri Digital Security, yang membahas tantangan regulasi, keamanan data, serta peluang model bisnis baru dalam ekosistem digital yang terus berkembang.
Membahas tentang AI, Ai Juliano Gema atau lebih akrab dipanggil Ajo mengucapkan bahwa dengan perkembangan AI yang begitu cepat, sangat penting untuk para praktisi hukum untuk tidak menganggap AI sebagai praktisi hukum yang setara melainkan sebagai alat yang harus seimbang dengan campur tangan manusia.
Pembahasan mengenai Business Trends in Natural Resources, Environmental Disputes, and Litigation Financing menyoroti dinamika sektor sumber daya alam di tengah tuntutan keberlanjutan dan kepastian hukum.
Dimoderatori oleh Nicko Yosafat, Head of Investor Relations Arkora Hydro, sesi ini menghadirkan Yosita Nur Wirdayanti, Dept. Head ESG Strategy, Product and Portfolio Management, yang mengulas strategi permodalan hijau melalui green financing, blended finance, serta pengembangan pasar karbon sebagai instrumen transisi berkelanjutan.
Dari sisi regulasi dan kebijakan, Rudi Bachtiar, Partner dan Head of ESG and Climate Change Practice Group ARMA Law, menekankan pentingnya kerangka hukum transisi energi, kepastian perizinan, serta penguatan tata kelola di sektor tambang dan energi.
Sementara itu Umar Rivaldy Pulukadang, Sekretaris Jenderal PERTAMISI dan Managing Director Minevesting Group, menyoroti hilirisasi sebagai agenda strategis nasional, termasuk kepastian hukum investasi smelter dan industri hilir, insentif fiskal, hingga potensi risiko sengketa perdagangan internasional.
Dengan menghadirkan lintas perspektif dari sisi regulator, sektor keuangan, korporasi, dan praktisi hukum, Business & Legal Outlook 2026 menjadi ruang dialog strategis untuk membaca peluang, risiko, serta arah kebijakan di tahun mendatang. Maka dari itu, ET-Asia berencana untuk menghadirkan forum ini kembali di bulan-bulan mendatang untuk menghadirkan pemaparan materi berdasarkan informasi dan perkembangan terbaru.
Forum ini didukung oleh sejumlah sponsor, antara lain Radian Syam & Syam, Bank Syariah Indonesia, Peruri Digital Security, PSG, FNKN, IdeaTax, IBLM, Ragta Dea, Putra Tiga Warna, Delapan Capital, LegalNext, THEY, Arkora Hydro, ARMA Law, Yulis & Partners, Marmen, Adco Law, ET-Consultant, TAKA Tour & Travel, serta TAKA Trans, dengan dukungan venue partner Hallf Patiunus.
Dihadiri oleh lebih dari seratus peserta dari berbagai sektor, forum ini mencerminkan kebutuhan nyata para pelaku usaha akan ruang diskusi yang kredibel-tempat bertemunya perspektif antar pelaku bisnis dan para ahli di bidangnya untuk membaca arah, berbagi pengalaman, serta menyusun langkah ke depan secara lebih terukur.
(akr)
Lihat Juga :