Linktown Borong Penghargaan di Ajang Summarecon Awards 2026
Senin, 16 Februari 2026 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi promosi dan pemasaran, terjadi pergeseran besar dari metode konvensional menuju digital marketing . Optimalisasi media sosial, marketplace properti, performance ads, hingga pemanfaatan database dan CRM menjadi kunci utama. “Event offline tetap relevan, namun kini terintegrasi dengan kampanye digital untuk memperluas jangkauan pasar,” katanya.
Menurut Abel, persaingan antar broker juga semakin ketat dengan hadirnya agen independen dan agensi berbasis teknologi. “Diferensiasi tidak lagi sekadar pada listing, tetapi pada kualitas layanan, kecepatan respons, dan kapabilitas closing,” jelasnya.
Saat ini, pemanfaatan teknologi seperti CRM, dashboard digital, virtual tour, hingga data analytics menjadi standar baru dalam meningkatkan produktivitas dan transparansi. “Tren lain yang terus berkembang antara lain integrasi sistem antara agen, developer, dan konsumen,” tuturnya.
Ke depan, industri brokerage diprediksi akan semakin berbasis teknologi dan data (data-driven), mengutamakan transparansi serta kecepatan layanan, serta mengarah pada model kemitraan jangka panjang dengan developer. Melihat tren tersebut, Linktown telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.
Pertama, memperkuat ekosistem teknologi internal, termasuk CRM, data analytics, dan sistem monitoring performa agen. Kedua, meningkatkan kualitas training serta sertifikasi agen secara berkelanjutan.
Ketiga, fokus pada kolaborasi strategis dengan developer nasional maupun regional. Keempat, mengembangkan pendekatan pemasaran terintegrasi antara kanal offline dan online.
Berdiri pada 2 Februari 2020, Linktown tergolong pemain baru dalam industri broker Tanah Air. Namun dalam waktu relatif singkat, telah berhasil menjadi salah satu brand terkemuka berkat sederet prestasi dan penghargaan yang diraih.
Menurut Abel, persaingan antar broker juga semakin ketat dengan hadirnya agen independen dan agensi berbasis teknologi. “Diferensiasi tidak lagi sekadar pada listing, tetapi pada kualitas layanan, kecepatan respons, dan kapabilitas closing,” jelasnya.
Saat ini, pemanfaatan teknologi seperti CRM, dashboard digital, virtual tour, hingga data analytics menjadi standar baru dalam meningkatkan produktivitas dan transparansi. “Tren lain yang terus berkembang antara lain integrasi sistem antara agen, developer, dan konsumen,” tuturnya.
Ke depan, industri brokerage diprediksi akan semakin berbasis teknologi dan data (data-driven), mengutamakan transparansi serta kecepatan layanan, serta mengarah pada model kemitraan jangka panjang dengan developer. Melihat tren tersebut, Linktown telah menyiapkan sejumlah langkah strategis.
Pertama, memperkuat ekosistem teknologi internal, termasuk CRM, data analytics, dan sistem monitoring performa agen. Kedua, meningkatkan kualitas training serta sertifikasi agen secara berkelanjutan.
Ketiga, fokus pada kolaborasi strategis dengan developer nasional maupun regional. Keempat, mengembangkan pendekatan pemasaran terintegrasi antara kanal offline dan online.
Berdiri pada 2 Februari 2020, Linktown tergolong pemain baru dalam industri broker Tanah Air. Namun dalam waktu relatif singkat, telah berhasil menjadi salah satu brand terkemuka berkat sederet prestasi dan penghargaan yang diraih.
Lihat Juga :