Prabowo Pamer di Depan Pebisnis AS: Tiga Bulan Hemat Anggaran Rp303,14 Triliun

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:14 WIB
loading...
Prabowo Pamer di Depan...
Di depan pengusaha AS, Presiden RI, Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintahan yang ia pimpin berhasil menghemat anggaran negara sekitar USD18 miliar atau sekitar Rp303,14 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden RI, Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintahan yang ia pimpin berhasil menghemat anggaran negara sekitar USD18 miliar atau sekitar Rp303,14 triliun dalam beberapa bulan pertama masa kepemimpinannya. Hal itu disampaikan Prabowo dalam Acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

“Saya merasa menjadi salah satu Presiden Indonesia yang dalam tiga bulan pertama pemerintahannya berhasil menghemat USD18 miliar secara tunai,” kata Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Sebut AS Mitra Terkuat, Singgung Bantuan di Masa-Masa Kritis

Menurutnya, penghematan tersebut berasal dari pemangkasan inefisiensi dan pembatalan proyek-proyek yang dinilai tidak produktif. Dia menilai langkah ini sejalan dengan upaya efisiensi birokrasi yang juga menjadi perhatian sejumlah negara lain.

Prabowo mengungkapkan, bahwa salah satu langkah efisiensi dilakukan dengan mengurangi pengeluaran untuk kegiatan seremonial di instansi pemerintah. Dia menilai tradisi perayaan hari ulang tahun lembaga dan daerah sering menghabiskan anggaran besar tanpa dampak langsung bagi masyarakat.



Dia meminta perayaan dilakukan secara sederhana di lingkungan kantor, misalnya dengan makan siang bersama, guna menjaga rasionalitas penggunaan anggaran. Baca Juga: Prabowo dan Trump Siap Teken Perjanjian Tarif Dagang 19 Februari di AS

“Pernah ada tim studi banding yang mempelajari pengentasan kemiskinan di Australia. Australia adalah salah satu dari sepuluh negara terkaya di dunia. Dan lucunya, saat mereka mengirim tim ke sana, saya dengar dari teman-teman saya di Australia, saat itu sedang musim Paskah,” ungkapnya.

“Orang Australia sedang libur, jadi tidak ada orang yang bisa diajak diskusi! Hal-hal seperti ini terjadi, dan saya bertekad untuk bersikap rasional. Ada juga laporan tim studi banding ke Jepang sekitar tanggal 20 Desember, saat itu sudah masa Natal! Hal-hal seperti inilah yang saya coba rasionalkan,” sambung dia.

Prabowo mengakui kebijakan efisiensi tidak mudah diterapkan. Dia menyebut sempat muncul demonstrasi yang menentang langkah tersebut, yang menurutnya menjadi fenomena tidak lazim.

“Memang tidak mudah di awal. Bahkan ada demonstrasi yang menentang saya. Tapi menurut saya, itu mungkin pertama kalinya dalam sejarah dunia, ada demonstrasi menentang efisiensi pemerintah,” jelas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Rekomendasi
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Berita Terkini
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Distribusi BBM di Tengah Lonjakan Permintaan
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved