Meski 4 Tahun di Sanksi AS, Ekspor Minyak Rusia Lampaui Level Sebelum Perang

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:53 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Irak Rebut Wilayah Kaya Minyak Milik Kuwait, Arab Saudi Marah Besar!

Peta perdagangan minyak Rusia kini telah bergeser sepenuhnya ke wilayah Asia, dengan China menyerap 48% dan India mengamankan 38% dari total ekspor. Menariknya, beberapa negara Eropa seperti Hongaria dan Slovakia yang mendapatkan pengecualian sanksi justru mencatatkan kenaikan impor minyak Rusia sebesar 11% pada awal 2025.

Di Washington, tekanan politik mulai meningkat untuk menutup celah hukum tersebut melalui pengenalan Undang-Undang Disrupting Russian Oil Profits (DROP) 2026. Regulasi ini dirancang untuk mewajibkan sanksi bagi entitas asing manapun yang terlibat dalam pembelian atau fasilitasi produk petroleum asal Rusia guna memutus aliran dana mesin perang Kremlin.

Sebagai langkah lanjutan, para peneliti mendesak adanya larangan layanan maritim penuh yang menargetkan infrastruktur fisik ekspor. Langkah ini dianggap lebih efektif dibandingkan sanksi berbasis entitas yang selama ini dinilai mudah dikelakkan melalui perusahaan cangkang dan pertumbuhan armada bayangan yang terus meluas.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Rekomendasi
Aletha Abew Ajak Anak...
Aletha Abew Ajak Anak Rajin Mandi Lewat Lagu Ceria yang Sarat Pesan Positif
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved