Purbaya Turun Tangan Potong Hambatan Blok Masela: Perlakukan Investor Spesial
Selasa, 24 Februari 2026 - 20:08 WIB
loading...
A
A
A
Terkait permintaan relaksasi konten lokal (TKDN), Menkeu menyatakan akan melakukan analisis cepat melalui tim tugas khusus tersebut. Ia menyadari bahwa proyek gas memiliki standar keamanan yang sangat tinggi, sehingga kualitas teknologi menjadi prioritas utama.
"Kalo konten kita lihat. Nanti kan makanya ada special task force tadi kan. Mereka bisa lapor gitu. Nanti dianalisa di Kementerian Keuangan. Tapi analisanya akan cepat. Sehingga kalo emang di dalam negeri gak ada yaudah. Keluar negeri. Dan kalo di dalam negeri emang belum mampu. Karena emang ini skala besar kan. Bukan skala besar aja biasanya. Kalo gas tuh, field gas tuh. Elemen keamanannya amat tinggi. Salah sedikit itu meledak gitu," pungkas Purbaya.
Baca Juga: Kejar Target Produksi 1 Juta Barel, Investor Diajak Garap 108 Cekungan Migas
Proyek Lapangan Abadi Blok Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berlokasi di Maluku. Proyek ini dikelola oleh konsorsium besar yang terdiri dari Inpex Masela Ltd 65 persen (Operator), PT Pertamina Hulu Energi Masela 20 persen, dan Petronas Masela Sdn. Bhd 15 persen.
Proyek ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi ketahanan energi nasional dengan target kapasitas produksi diantaranya 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), 150 juta standar kaki kubik gas pipa per hari (MMSCFD), dan 35.000 barel kondensat per hari (bph).
Hadirnya Blok Masela diharapkan tidak hanya memperkuat cadangan gas nasional tetapi juga menciptakan efek pengganda (multiplier effect) bagi ekonomi lokal di wilayah Timur Indonesia.
"Kalo konten kita lihat. Nanti kan makanya ada special task force tadi kan. Mereka bisa lapor gitu. Nanti dianalisa di Kementerian Keuangan. Tapi analisanya akan cepat. Sehingga kalo emang di dalam negeri gak ada yaudah. Keluar negeri. Dan kalo di dalam negeri emang belum mampu. Karena emang ini skala besar kan. Bukan skala besar aja biasanya. Kalo gas tuh, field gas tuh. Elemen keamanannya amat tinggi. Salah sedikit itu meledak gitu," pungkas Purbaya.
Baca Juga: Kejar Target Produksi 1 Juta Barel, Investor Diajak Garap 108 Cekungan Migas
Proyek Lapangan Abadi Blok Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berlokasi di Maluku. Proyek ini dikelola oleh konsorsium besar yang terdiri dari Inpex Masela Ltd 65 persen (Operator), PT Pertamina Hulu Energi Masela 20 persen, dan Petronas Masela Sdn. Bhd 15 persen.
Proyek ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi ketahanan energi nasional dengan target kapasitas produksi diantaranya 9,5 juta ton LNG per tahun (MTPA), 150 juta standar kaki kubik gas pipa per hari (MMSCFD), dan 35.000 barel kondensat per hari (bph).
Hadirnya Blok Masela diharapkan tidak hanya memperkuat cadangan gas nasional tetapi juga menciptakan efek pengganda (multiplier effect) bagi ekonomi lokal di wilayah Timur Indonesia.
(akr)
Lihat Juga :