Agrinas Klaim Efisiensi Rp46,5 T dari Impor 105.000 Mobil Pikap India untuk Kopdes

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:54 WIB
loading...
Agrinas Klaim Efisiensi...
Dirut Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota mengklaim berhasil melakukan efisiensi anggaran dari impor pembelian 105.000 kendaraan unit pikap 4x4 dan truk hingga Rp46,5 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara , Joao Angelo De Sousa Mota mengklaim bahwa korporasi berhasil melakukan efisiensi anggaran dari impor pembelian kendaraan 105.000 unit pikap 4x4 dan truk hingga Rp46,5 triliun. Penghematan anggaran ini disebut Joao sebagai efisiensi ekstrem.

Joao menekankan, efisiensi anggaran untuk kepentingan operasional logisitk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih ini sejalan dengan arahan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk menekan anggaran dalam menggarap proyek koperasi. Termasuk di dalamnya pengadaan kendaraan operasional Kopdes Merah Putih.

Baca Juga: Klarifikasi Dirut Agrinas soal Impor 105.000 Pikap India: Produsen Lokal Tak Sanggup, Harga Mahal

Adapun Agrinas menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menggarap gerai-gerai koperasi. Sehingga katanya, sebisa mungkin setiap pengadaan mempertimbangkan harga melalui skema impor.

"Jadi untuk kegiatan pembangunan Koperasi Merah Putih itu dari awal kami selalu ditekankan mengenai efisiensi. Makanya saya katakan di sini, kami melakukan efisiensi secara ekstrem," ujar Dirut Agrinas Joao saat ditemui di kantor Agrinas, Jakarta, Selasa (24/2/2026).



"(Pengadaan impor kendaraan) Untuk menunjukkan bahwa kami bisa melakukan itu tanpa perlu pemberosan yang ekstrem, selama ini yang kami lihat yang benar-benar harus kami ubah (pengelolaan anggaran) di zaman Prabowo-Gibran," imbuhnya.

Dari catatan Agrinas, produk kendaraan yang dihitung berdasarkan pilihan di e-katalog senilai Rp121,25 triliun. Jumlah itu berdasarkan target pembelian sementara yang diprospek sampai level teken kontrak.

Baca Juga: Bangkai Mobil India Hantui Desa, Kadin dan Dasco Coba Tunda Impor 105.000 Pikap Agrinas

Sedangkan Rancangan Anggaran Belanja (RAB) Agrinas hanya sebesar Rp95,77 triliun. Dari jumlah ratusan miliar harga di e-katalog, Agrinas meneken kontrak dengan produsen India untuk sebagian unit sebesar Rp74,7 triliun. Sehingga didapati efisiensi anggaran Rp46,5 triliun dari selisih e-katalog dan kontrak.

"Anda bisa melihat bahwa saya melakukan efisiensi Rp46,5 triliun, silakan Anda hitung dengan satuan mobil-mobil itu," katanya.

Joao mengonfirmasi anggaran pengadaan impor kendaraan untuk kepentingan operasional Koperasi Merah Putih berdasarkan anggaran yang dikucurkan bank Himbara senilai Rp200 triliun. Sejauh ini sudah dialokasikan Rp90 triliun untuk pembangunan sarana-prasarana Koperasi Merah Putih termasuk pengadaan kendaraan yang dilakukan secara impor ini.

Adapun Agrinas menyepakati kontrak pengadaan total 105.000 unit kendaraan dari dua produsen otomotif asal India. Detilnya, ada sebanyak 35.000 unit Scorpio Pik Up dipasok oleh Mahindra & Mahindra, dan 70.000 unit lainnya berasal dari Tata Motors, terdiri atas 35.000 unit Yodha Pick-Up dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Anggaran Dipangkas,...
Anggaran Dipangkas, Purbaya Minta Jangan Menyalahkan MBG Lagi: Presiden Sedang Perbaiki
Wamenkop Tepis Isu Orang...
Wamenkop Tepis Isu Orang Titipan dalam Rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Kopdes Merah Putih dengan Brand Kolektif Berbasis Produk Lokal
Alasan Calon Manajer...
Alasan Calon Manajer Kopdes Ikuti Latsarmil, Wamenhan: Latih Disiplin dan Kerja Sama
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes Merah Putih
Rekomendasi
Rekomendasi Judul Microdrama...
Rekomendasi Judul Microdrama China di V+Short, Ceritanya Singkat tapi Bikin Nagih
Seskab Teddy Ungkap...
Seskab Teddy Ungkap Program Magang Nasional Rangkul Difabel, Pengamat: Terobosan Paling Progresif
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Infografis
Pakistan Perintahkan...
Pakistan Perintahkan Militer untuk Membalas Serangan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved