SIG Catat Nihil Fatalitas di 2025, Tegaskan K3 Jadi Nilai Utama
Kamis, 26 Februari 2026 - 20:57 WIB
loading...
A
A
A
Komitmen tersebut turut mengantarkan SIG meraih sejumlah penghargaan, di antaranya Zero Accident Award dari Kementerian Ketenagakerjaan, Tropi & Aditama Terbaik atas Pengelolaan Keselamatan Pertambangan dari Kementerian ESDM, serta Indonesian Conference & Competition on Occupational Safety & Health (ICC-OSH) Award.
Baca Juga: SIG Bukukan Laba Rp114,84 Miliar, Catat Penjualan 27,46 Juta Ton
Sebagai bagian dari penguatan budaya keselamatan, SIG mengimplementasikan Visible Safety Leadership (VSL) yang mendorong keterlibatan aktif manajemen turun langsung ke lapangan untuk berdialog dan melakukan intervensi atas potensi risiko. Perusahaan juga mendorong transformasi menuju Visible-Felt Safety Leadership (VFSL) agar kepemimpinan keselamatan tidak hanya terlihat, tetapi juga dirasakan kepeduliannya oleh pekerja. Dalam rangkaian Bulan K3 Nasional 2026, SIG turut meluncurkan New CLSR yang memuat 20 panduan keselamatan kerja berbasis data insiden dan risiko proses bisnis.
”Budaya K3 berangkat dari kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang dimulai dari masing-masing individu dan merupakan kebutuhan bersama. Safety Yes, Accident No! Safety is Our Top Priority,” tegas Reni Wulandari.
Baca Juga: SIG Bukukan Laba Rp114,84 Miliar, Catat Penjualan 27,46 Juta Ton
Sebagai bagian dari penguatan budaya keselamatan, SIG mengimplementasikan Visible Safety Leadership (VSL) yang mendorong keterlibatan aktif manajemen turun langsung ke lapangan untuk berdialog dan melakukan intervensi atas potensi risiko. Perusahaan juga mendorong transformasi menuju Visible-Felt Safety Leadership (VFSL) agar kepemimpinan keselamatan tidak hanya terlihat, tetapi juga dirasakan kepeduliannya oleh pekerja. Dalam rangkaian Bulan K3 Nasional 2026, SIG turut meluncurkan New CLSR yang memuat 20 panduan keselamatan kerja berbasis data insiden dan risiko proses bisnis.
”Budaya K3 berangkat dari kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang dimulai dari masing-masing individu dan merupakan kebutuhan bersama. Safety Yes, Accident No! Safety is Our Top Priority,” tegas Reni Wulandari.
(nng)
Lihat Juga :