Tunggu Tanggal Mainnya, Kadin Bakal Meluncurkan Kajian soal MBGnomics
Jum'at, 27 Februari 2026 - 21:13 WIB
loading...
A
A
A
Anin menekankan, ada banyak hal yang mesti diakselerasi oleh pengusaha, termasuk di level daerah untuk memaksimalkan keunggulan kompetitif masing-masing wilayah. Aksi pelaku usaha ditujukan membersamai pemerintah dalam mengerek pertumbuhan ekonomi.
"Kami mengundang seluruh ketua umum Kadin Provinsi untuk hadir, untuk melihat bagaimana menggiatkan pekonomian sampai ke daerah. Kami ketahui, target daripada pekonomian kita harus terus tumbuh," kata Anin saat ditemui di kediamannya hari ini.
Seturut itu Ia juga menegaskan kepada jajaran Kadin di daerah untuk memanfaatkan momentum penyesuaian tarif dagang dengan AS. Sejumlah industri bakal mendapat keuntungan dari kesepakatan tarif dagang, mulai dari industri tekstil, alas kaki, furnitur, hingga elektronik. Sehingga katanya, industri dalam negeri mesti memperluas kapasitas produksinya, bahkan bisa melakukan diversifikasi produk.
"Bagaimana kita meningkatkan kapasitas produksi sehingga bisa menghasilkan ekspor dan devisa yang lebih. Jadi justru kita harus berpikir bukan hanya defensif dari sisi bertahan, tapi kalau sudah dibuka jalan (penyesuaian tarif), bagaimana bisa ofensif," tuturnya.
"Saya berada di sana (AS) menyaksikan sendiri bahwa banyak sekali seribuan lebih artikel-artikel yang memberikan insentif sampai 0 persen untuk bisa kita ekspor ke Amerika," imbuhnya.
"Kami mengundang seluruh ketua umum Kadin Provinsi untuk hadir, untuk melihat bagaimana menggiatkan pekonomian sampai ke daerah. Kami ketahui, target daripada pekonomian kita harus terus tumbuh," kata Anin saat ditemui di kediamannya hari ini.
Seturut itu Ia juga menegaskan kepada jajaran Kadin di daerah untuk memanfaatkan momentum penyesuaian tarif dagang dengan AS. Sejumlah industri bakal mendapat keuntungan dari kesepakatan tarif dagang, mulai dari industri tekstil, alas kaki, furnitur, hingga elektronik. Sehingga katanya, industri dalam negeri mesti memperluas kapasitas produksinya, bahkan bisa melakukan diversifikasi produk.
"Bagaimana kita meningkatkan kapasitas produksi sehingga bisa menghasilkan ekspor dan devisa yang lebih. Jadi justru kita harus berpikir bukan hanya defensif dari sisi bertahan, tapi kalau sudah dibuka jalan (penyesuaian tarif), bagaimana bisa ofensif," tuturnya.
"Saya berada di sana (AS) menyaksikan sendiri bahwa banyak sekali seribuan lebih artikel-artikel yang memberikan insentif sampai 0 persen untuk bisa kita ekspor ke Amerika," imbuhnya.
(akr)
Lihat Juga :