IHSG Terjepit Konflik Timur Tengah dan Tekanan Fiskal Domestik, Begini Proyeksinya

Senin, 02 Maret 2026 - 07:52 WIB
loading...
IHSG Terjepit Konflik...
Pasar saat ini tengah diselimuti kehati-hatian tingkat tinggi akibat kombinasi memuncaknya tensi geopolitik global, perubahan kebijakan dagang AS, serta peringatan terkait kesehatan fiskal Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) diprediksi akan bergerak variatif dengan kecenderungan konsolidasi mulai pekan ini, Senin (2/3/2026). Pergerakan indeks diperkirakan berada pada rentang support 8.031 dan resistance 8.437, menyusul koreksi sebesar 0,44% atau 36,28 poin ke level 8.235 pada perdagangan pekan lalu (23–27 Februari 2026).

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Imam Gunadi mengungkapkan bahwa pasar saat ini tengah diselimuti kehati-hatian tingkat tinggi akibat kombinasi memuncaknya tensi geopolitik global, perubahan kebijakan dagang Amerika Serikat , serta peringatan terkait kesehatan fiskal Indonesia.

Sentimen utama global dipicu oleh eskalasi militer besar-besaran di Timur Tengah. Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan udara terhadap fasilitas strategis Iran yang memicu balasan rudal balistik ke berbagai pangkalan AS di kawasan Teluk.

Baca Juga: IHSG Berjuang Bertahan di Zona Hijau, Hari Ini Berakhir Naik Tipis 0,23%

“Pada tingkat global, ketegangan militer di Timur Tengah mencapai puncaknya setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap sejumlah target strategis Iran, termasuk kompleks militer dan fasilitas yang diperkirakan terkait program rudal dan nuklir Teheran, dalam operasi yang diberi kode Operation Epic Fury,” kata Imam dalam risetnya, Senin (2/3/2026).

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG Tertekan, Wakil...
IHSG Tertekan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Bersama Rosan Roeslani Sidak ke BEI!
Rekomendasi
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved