Tutorial Praktis Memulai Investasi Crypto dari Nol di 2026

Selasa, 03 Maret 2026 - 16:02 WIB
loading...
Tutorial Praktis Memulai...
Foto: Dok. Reuters
A A A
JAKARTA - Investasi crypto semakin populer di tahun 2026 karena aksesnya kian mudah dan fiturnya semakin lengkap. Namun demikian, banyak orang masih ragu memulai karena merasa kurang paham atau takut rugi. Padahal, jika memahami langkah dasarnya dan memilih platform yang tepat, investasi crypto bisa dimulai secara bertahap, terukur, dan lebih aman.

Salah satu platform terpercaya yang bisa kamu gunakan adalah Pintu. Aplikasi ini memiliki tampilan yang sederhana sehingga investor pemula tidak mengalami kesulitan. Selain itu, Pintu menawarkan investasi berbentuk aset crypto, emas crypto hingga saham tertokenisasi yang memungkinkan kamu membeli saham luar negeri seperti Google, Microsoft, Meta, Apple, dll.

Jika sekarang ini kamu tertarik mencoba aset populer seperti XRP, sebaiknya pahami dulu cara beli ripple agar kamu mengetahui proses pembelian, biaya transaksi, serta cara menyimpannya. Namun sebaiknya sebelum membeli aset crypto kamu harus melakukan analisa fundamental dan teknikal.

Dengan pemahaman tersebut, kamu tidak hanya ikut tren, tetapi juga memahami dasar investasi crypto secara lebih rasional dan terencana. Karena sifat dasar crypto memiliki volatilitas, sehingga memiliki resiko yang lebih besar.

Perkembangan teknologi blockchain membuat transaksi aset digital semakin cepat dan transparan. Selain itu, regulasi yang semakin jelas juga meningkatkan rasa percaya masyarakat terhadap industri ini. Meski begitu, kamu tetap perlu membekali diri dengan pemahaman yang cukup sebelum menaruh dana pertama.

Tutorial Praktis Memulai Investasi Crypto

Berikut ini tutorial praktis memulai investasi crypto dari nol di 2026 yang bisa kamu ikuti langkah demi langkah, diantaranya adalah:

1. Pahami dulu apa itu Crypto dan Cara Kerjanya

Sebelum membeli aset apa pun, kamu harus memahami konsep dasarnya. Crypto adalah aset digital yang berjalan di atas teknologi blockchain. Blockchain sendiri adalah sistem pencatatan terdesentralisasi yang membuat transaksi lebih transparan dan sulit dimanipulasi.

Sebagai contoh, Bitcoin dikenal sebagai aset crypto pertama dan paling populer. Sementara itu, Ethereum tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi, tetapi juga mendukung berbagai aplikasi digital terdesentralisasi.

Dengan memahami fungsi dan karakteristik masing-masing aset, maka kamu bisa menentukan mana yang sesuai dengan tujuan investasi.

2. Tentukan Tujuan dan Strategi Sejak Awal

Setelah memahami dasarnya, maka langkah yang harus kamu lakukan adalah menentukan tujuan investasi. Apakah kamu ingin menabung jangka panjang, trading jangka pendek, atau sekadar mencoba pengalaman baru?

Jika tujuan kamu adalah investasi jangka panjang, maka kamu bisa fokus pada aset dengan fundamental kuat dan komunitas besar. Namun jika kamu tertarik pada pergerakan harga harian, kamu perlu mempelajari analisis teknikal serta manajemen risiko yang lebih ketat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Perusahaan Tiongkok...
Perusahaan Tiongkok Perkuat SDM Jaga Investasi di Indonesia
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
Upbit Indonesia: Peluang...
Upbit Indonesia: Peluang Karier di Industri Kripto Tak Terbatas untuk Developer
Rekomendasi
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved