Eskalasi Timur Tengah Ancam Rantai Pasok Energi dan Investasi Global

Rabu, 04 Maret 2026 - 22:30 WIB
loading...
A A A
Menurut dia, dalam setiap konflik, stabilitas ekonomi dan kepastian hukum kerap menjadi aspek yang paling awal terdampak setelah isu keamanan. Dunia usaha kini menghadapi potensi peningkatan sanksi ekonomi dan risiko gugatan lintas yurisdiksi, terutama bagi korporasi yang memiliki keterkaitan bisnis di kawasan terdampak.

Dalam konteks tersebut, penerapan Human Rights Due Diligence (HRDD) atau uji tuntas hak asasi manusia dinilai semakin penting sebagai bagian dari manajemen risiko bisnis modern. Perusahaan dituntut memastikan operasionalnya tidak berkontribusi pada pelanggaran HAM, baik secara langsung maupun tidak langsung, di tengah meningkatnya risiko pelanggaran hukum humaniter internasional.

Baca Juga: Iran Tutup Selat Hormuz bikin Banyak Negara Kelimpungan

Indonesia, yang saat ini menjabat sebagai Presiden Dewan HAM PBB, dinilai memiliki posisi strategis untuk mendorong diplomasi dan dialog sebagai solusi penyelesaian konflik. Peran tersebut dianggap penting guna menjaga tatanan hukum internasional sekaligus melindungi kepentingan ekonomi nasional dari dampak krisis militer di kawasan Timur Tengah.

Poppy menambahkan, perang pada akhirnya mencerminkan krisis tata kelola global yang memerlukan kepemimpinan kuat dan kolaboratif. Indonesia, menurut dia, memiliki peluang untuk menjadi jangkar stabilitas, baik dalam perlindungan nilai kemanusiaan maupun dalam menjaga keberlanjutan ekonomi global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
UI Kembangkan RehatPod,...
UI Kembangkan RehatPod, Solusi Isi Ulang Energi bagi Masyarakat Urban
Mendorong Kebijakan...
Mendorong Kebijakan Energi Berkelanjutan Demi Lingkungan dan Kesejahteraan
Rekomendasi
Menpar: Prambanan Jadi...
Menpar: Prambanan Jadi Jembatan Pariwisata Budaya dan Spiritual Indonesia-India
Peta Persaingan Hatchback...
Peta Persaingan Hatchback Crossover EV 2026: BAIC T1 vs BYD Dolphin, Aion UT, GWM Ora, dan MG S5 EV
Kejagung Tunggu Hasil...
Kejagung Tunggu Hasil Penyidikan Polri soal Penggeledahan Sejumlah Lokasi
Berita Terkini
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved