Mudik Aman! Pertamina Siagakan Satgas Ramadan & Idulfitri 2026: Stok BBM dan LPG Ready
Kamis, 05 Maret 2026 - 14:29 WIB
loading...
A
A
A
Layanan yang tersedia di Serambi MyPertamina antara lain kursi pijat, Bright barbershop, medical check, THR MyPertamina, Tukar Uang BNI, Baznaz Corner serta Skin Check & Sunscreen Dispenser. Pertamina juga menyiagakan layanan ambulance di 5 Serambi MyPertamina, layanan porter gratis di beberapa bandara dan layanan towing serta service car.
Baca Juga: Minyak Dunia Mendidih, Bahlil Jamin Harga Pertalite Tetap Rp10.000
Di sektor gas, Subholding Gas Pertamina terus memastikan keandalan pasokan gas untuk 818 ribu pelanggan jaringan gas rumah tangga yang tersebar di 8 provinsi di Indonesia. Sedangkan Pertamina NRE, terus menjaga keandalan pasokan di sektor energi bersih dengan total kapasitas 3 Gigawatt.
Baron memproyeksikan permintaan BBM jenis Gasoline akan meningkat karena sebagian besar masyarakat melakukan perjalanan seperti mudik atau wisata. Sedangkan, konsumsi BBM Jenis Gasoil sejalan pembatasan operasional kendaraan industri dan niaga.
Bahan bakar lainnya seperti LPG , Avtur maupun Minyak Tanah (Kerosene) juga diperkirakan naik.
"Dengan adanya proyeksi tersebut, Pertamina telah menyiagakan seluruh infrastruktur energi mulai dari sektor hulu yang terus siaga, kilang yang beroperasi penuh hingga sektor hilir yang siaga 24 jam. Seluruh unit usaha Pertamina juga siap memberikan promo dan layanan terbaiknya," jelas Baron.
Di sektor hulu, melalui PT Pertamina Hulu Energi, Pertamina berupaya menjaga laju produksi. Pada Januari hingga Maret 2026, tingkat lifting mencapai 386 ribu barel minyak per hari (MBOPD).
Di sektor maritim, PT Pertamina International Shipping (PIS) melalui anak usahanya memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran distribusi energi selama masa Satgas.
Telah disiapkan 415 kapal tugboat yang siap beroperasi mengawal navigasi kapal-kapal tanker selama Satgas Ramadan dan Idufitri. PIS juga siaga mengoperasikan fasilitas LPG Terminal dan Fuel Terminal yang menopang pasokan energi untuk berbagai kawasan di Indonesia.
Baca Juga: Minyak Dunia Mendidih, Bahlil Jamin Harga Pertalite Tetap Rp10.000
Di sektor gas, Subholding Gas Pertamina terus memastikan keandalan pasokan gas untuk 818 ribu pelanggan jaringan gas rumah tangga yang tersebar di 8 provinsi di Indonesia. Sedangkan Pertamina NRE, terus menjaga keandalan pasokan di sektor energi bersih dengan total kapasitas 3 Gigawatt.
Baron memproyeksikan permintaan BBM jenis Gasoline akan meningkat karena sebagian besar masyarakat melakukan perjalanan seperti mudik atau wisata. Sedangkan, konsumsi BBM Jenis Gasoil sejalan pembatasan operasional kendaraan industri dan niaga.
Bahan bakar lainnya seperti LPG , Avtur maupun Minyak Tanah (Kerosene) juga diperkirakan naik.
"Dengan adanya proyeksi tersebut, Pertamina telah menyiagakan seluruh infrastruktur energi mulai dari sektor hulu yang terus siaga, kilang yang beroperasi penuh hingga sektor hilir yang siaga 24 jam. Seluruh unit usaha Pertamina juga siap memberikan promo dan layanan terbaiknya," jelas Baron.
Di sektor hulu, melalui PT Pertamina Hulu Energi, Pertamina berupaya menjaga laju produksi. Pada Januari hingga Maret 2026, tingkat lifting mencapai 386 ribu barel minyak per hari (MBOPD).
Di sektor maritim, PT Pertamina International Shipping (PIS) melalui anak usahanya memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran distribusi energi selama masa Satgas.
Telah disiapkan 415 kapal tugboat yang siap beroperasi mengawal navigasi kapal-kapal tanker selama Satgas Ramadan dan Idufitri. PIS juga siaga mengoperasikan fasilitas LPG Terminal dan Fuel Terminal yang menopang pasokan energi untuk berbagai kawasan di Indonesia.
Lihat Juga :