Prabowo Bentuk Satgas Konversi PLTS dan Motor Listrik, Bahlil Ditunjuk Jadi Koordinator

Kamis, 05 Maret 2026 - 20:38 WIB
loading...
Prabowo Bentuk Satgas...
Presiden Prabowo Subianto membentuk Satgas percepatan transisi energi yang fokus pada pengembangan PLTS dan konversi motor listrik, dimana Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ditunjuk sebagai koordinator. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) percepatan transisi energi yang fokus pada pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan konversi kendaraan bermotor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik . Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia ditunjuk sebagai koordinator Satgas tersebut.

Hal itu disampaikan Bahlil usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/3/2026). Rapat tersebut membahas implementasi energi bersih dan percepatan transisi menuju energi terbarukan.

Menurut Bahlil, pemerintah menargetkan pengembangan hingga 100 gigawatt PLTS serta percepatan konversi kendaraan bermotor, terutama sepeda motor berbahan bakar bensin, menjadi motor listrik. Baca Juga: Percepatan Industri Motor Listrik, Kemenperin Usung Konsep Circular Economy

“Kami baru selesai melakukan rapat terbatas dengan Bapak Presiden yang pembahasannya adalah lebih pada implementasi energi bersih dan terbarukan. Di dalamnya termasuk kaitannya dengan 100 gigawatt untuk PLTS, kemudian energi baru terbarukan, dan juga adalah percepatan konversi kit dari kendaraan bermotor kita yang 120 juta motor yang memakai bensin. Kita akan mencoba bertahap untuk melakukan konversi ke motor listrik,” ujar Bahlil.



Ia menegaskan, Presiden menginginkan implementasi program tersebut segera dijalankan. Target percepatan itu diharapkan dapat tercapai dalam 3 hingga 4 tahun, bahkan jika memungkinkan lebih cepat.

“Nah, kaitannya hal tersebut, Bapak Presiden sangat berkeinginan untuk implementasinya dilakukan segera, dan insya Allah kita akan melakukan dalam kurang waktu yang tidak lama. Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa maksimal 3-4 tahun, bahkan kalau bisa lebih cepat lagi. Dan karena itu Bapak Presiden membentuk tim Satgas untuk bisa melakukan percepatan ini,” katanya.

Bahlil menjelaskan, percepatan transisi energi ini juga bertujuan mengurangi beban subsidi energi pemerintah. Salah satunya dengan mengganti pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi PLTS.

“Dengan kita mengkonversi dari PLTD diesel ke PLTS, itu akan mengakibatkan efisiensi terhadap subsidi listrik kita, dan sekaligus kita mendorong percepatan untuk pembagian motor dan mobil listrik,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga ingin mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik, baik motor maupun mobil. Selama ini program konversi motor bensin menjadi motor listrik sudah berjalan dengan skala sekitar 200 ribu unit per tahun. Namun pemerintah menilai biaya teknologi konversi kini semakin murah sehingga program tersebut berpotensi diperluas.

Baca Juga: Menhan Dorong Percepatan Produksi Becak Listrik oleh PT Len Industri

“Sekarang kan sudah mulai ada teknologi yang lebih murah, jadi mungkin sekitar 5-6 juta, jadi kesini semakin murah. Dan itu akan diupayakan untuk pemerintah bisa hadir bersama-sama dalam mengurangi beban mereka dalam konversi,” kata Bahlil.

Meski demikian, skema bantuan atau subsidi masih akan dibahas oleh Satgas yang baru dibentuk. “Semacam begitu, tapi nanti kita cari formulasinya yang baik. Satgas kan baru dibentuk, baru diumumkan hari ini. Jadi habis ini kami akan melakukan kerja-kerja Satgas sehingga rencananya lebih-lebih betul-betul presisi,” ujarnya.

Untuk target jumlah motor yang akan dikonversi pada 2026, Bahlil belum memberikan angka pasti karena tim Satgas masih menyusun rencana kerja. Dalam kesempatan itu, Bahlil juga mengungkapkan rencana pembangunan fasilitas penyimpanan energi (energy storage) yang kemungkinan akan dibangun di wilayah Sumatra.

Namun Ia belum merinci lokasi pastinya. Pulau Nipah disebut kemungkinan kecil menjadi lokasi karena keterbatasan luas wilayah. “Storage kemungkinan di Sumatra, tapi lokasinya masih akan kita cek lagi,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Rekomendasi
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Berita Terkini
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved