China Ambil 5 Pelajaran Penting dari Serangan AS-Israel ke Iran

Minggu, 08 Maret 2026 - 15:16 WIB
loading...
China Ambil 5 Pelajaran...
China mengutarakan ada lima pelajaran yang bisa diambil dari perang Amerika Serikat atau AS-Israel terhadap Iran. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - China mengutarakan ada lima pelajaran yang bisa diambil dari perang Amerika Serikat atau AS-Israel terhadap Iran. Militer China memperingatkan bahaya terbesar terletak pada pengkhianatan internal, sementara keyakinan buta terhadap perdamaian bisa menjadi kesalahan perhitungan paling mahal.

Militer China telah menguraikan lima pelajaran strategis yang dikatakan dapat dipelajari dari serangan AS-Israel terhadap Iran. Mereka memperingatkan terhadap kepercayaan buta pada perdamaian dan ketergantungan berlebihan pada kekuatan luar.

Baca Juga: 6 Dampak Nyata Perang AS-Iran, Harga Minyak Dunia hingga Gas Langsung Bergejolak

China Military Bugle, akun pers resmi angkatan bersenjata China, menerbitkan grafik dwibahasa di X terkait dengan serangan AS-Israel terhadap Iran. Perang tersebut menargetkan area pemerintah, militer, dan nuklir di seluruh negeri.

Serangan tersebut juga membunuh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa komandan tinggi Iran di Teheran, yang memicu pembalasan Iran terhadap Israel dan pangkalan militer AS di Teluk.

Berikut uraian lima hal penting yang bisa jadi pembelajaran dari Serangan AS-Israel terhadap Iran:

1. Ancaman Paling Mematikan: Musuh dari Dalam

Pertama, Ia menyebutkan pengkhianatan internal sebagai "ancaman paling mematikan," dalam referensi yang tampaknya mengarah pada protes anti-pemerintah baru-baru ini di Iran, yang menurut klaim Teheran didorong oleh AS dan Israel.

Selain itu, Financial Times melaporkan awal pekan ini bahwa pembunuhan Khamenei, membuka kemungkinan bahwa intelijen Israel berhasil membobol hampir semua kamera CCTV di Teheran.

2. Kesalahan Perhitungan yang Paling Mahal

Kedua, postingan yang berjudul “iman buta pada perdamaian” disebut sebagai kesalahan perhitungan yang paling mahal.


3. Realitas Paling Dingin: Logika Kekuatan

Ketiga adalah realitas bahwa kekuatan tembakan yang lebih unggul sering menentukan hasil.

4. Paradoks Paling Kejam: Ilusi Kemenangan

Keempat, unggahan itu memperingatkan terhadap “ilusi kemenangan,” yang tampaknya merujuk pada dampak jangka panjang yang terlihat setelah intervensi AS di Irak, Suriah, dan Libya.

5. Ketergantungan Tinggi Terhadap Negara Lain

Kelima, unggahan itu menyatakan bahwa “kemandirian” adalah satu-satunya jaminan sejati bagi kedaulatan. Poin terakhir ini juga menjadi perhatian Indonesia di tengah kondisi Timur Tengah yang semakin memanas.

Dalam beberapa kesempatan Presiden Prabowo Subianto , memberikan arahan tegas mengenai pentingnya kemandirian bangsa dalam menghadapi dinamika global yang kian tidak menentu. Prabowo menekankan Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri (Berdikari) karena tidak ada jaminan bantuan dari bangsa lain jika negara dalam keadaan terancam.

Baca Juga: Dampak Nyata Perang Iran dan AS-Israel Terhadap Keamanan Indonesia

Prabowo mengingatkan kemandirian adalah harga mati. Ia mengutip pemikiran Proklamator sekaligus Presiden pertama RI, Sukarno (Bung Karno), serta pesan Panglima Besar Soedirman mengenai kepercayaan pada kekuatan sendiri.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah ketahanan energi dan pangan, ketika ketidakpastian global terus membayangi. Tercapainya swasembada pangan merupakan bukti bahwa Indonesia adalah bangsa yang kuat, berdaulat dan mandiri. Kemandirian pangan sangat penting bagi kelangsungan hidup suatu bangsa.

Sementara itu China dengan tegas mengutuk serangan AS-Israel terhadap Iran, yang menurutnya “tidak dapat diterima” dan mengecam apa yang disebutnya sebagai “pembunuhan terang-terangan terhadap seorang pemimpin berdaulat dan hasutan untuk perubahan rezim.” Beijing juga menyerukan penghentian segera operasi militer dan kembali menggunakan jalur diplomasi dengan cepat.

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi juga menyampaikan keprihatinannya kepada rekan Israelnya, Gideon Saar, dengan memberitahunya selama panggilan telepon bahwa negosiator Iran dan AS telah mencapai “kemajuan signifikan” dalam pembicaraan nuklir yang kini telah runtuh. Dia menambahkan bahwa negosiasi itu juga membahas kekhawatiran keamanan Israel.

Beijing juga menyerukan kepada semua pihak untuk menjaga Selat Hormuz yang strategis, agar tetap terbuka. Beberapa kapal tanker minyak di wilayah tersebut telah terkena serangan, dan lalu lintas maritim turun sekitar 70%. China diketahui membeli lebih dari 80% total produksi minyak Iran, menurut berbagai perkiraan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Rekomendasi
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved