BTN Optimistis Penyaluran Kredit dari Dana PEN Lampaui Target
Jum'at, 18 September 2020 - 09:35 WIB
loading...
Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) optimistis dapat memenuhi komitmen penyaluran kredit dari dana penempatan pemerintah untuk Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Seperti diketahui, sesuai Peraturan Menteri Keuangan No 70 tahun 2020, Bank BTN menerima penempatan dana pemerintah sebesar Rp5 triliun pada 25 Juni 2020 untuk tenor tiga bulan.
Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan sejak awal Bank BTN berkomitmen memenuhi target untuk menyalurkan pembiayaan hingga tiga kali lipat atau sebesar Rp15 triliun dari dana yang ditempatkan pemerintah. (Baca: Pejabat Publik Diminta Terbuka Apabila Terpapar Covid-19)
“Porsi terbesar dari penyaluran pembiayaan tersebut adalah ke sektor perumahan, sesuai dengan core business Bank BTN,” ujar Pahala, di Jakarta, kemarin.
Pahala menjelaskan, realisasi penyaluran pembiayaan hingga 25 September 2020 dari penempatan dana pemerintah diproyeksikan mencapai Rp15,38 triliun atau 102,5% dari target. Segmen terbesar dari penerima pembiayaan tersebut adalah KPR subsidi, yakni untuk 28.807 debitur senilai Rp3,99 triliun. Dana itu setara 26% dari keseluruhan pembiayaan yang disalurkan.
Segmen lain penerima pembiayaan dari penempatan dana pemerintah, yang diproyeksikan terealisasi hingga 25 September 2020, adalah KPR nonsubsidi dan kredit konsumer lainnya, yakni mencakup 12.944 debitur senilai Rp3,38 triliun atau setara 22% dari keseluruhan pembiayaan yang disalurkan. Berikutnya kredit konstruksi dan kredit komersial lainnya sebanyak 2.454 debitur senilai Rp2,85 triliun (18,5%) dan kredit ke BUMN untuk 49 debitur senilai Rp5,15 triliun (33,5%). (Baca juga: Meremehkan Dosa Awal Datangnya Musibah dan Bencana)
Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan sejak awal Bank BTN berkomitmen memenuhi target untuk menyalurkan pembiayaan hingga tiga kali lipat atau sebesar Rp15 triliun dari dana yang ditempatkan pemerintah. (Baca: Pejabat Publik Diminta Terbuka Apabila Terpapar Covid-19)
“Porsi terbesar dari penyaluran pembiayaan tersebut adalah ke sektor perumahan, sesuai dengan core business Bank BTN,” ujar Pahala, di Jakarta, kemarin.
Pahala menjelaskan, realisasi penyaluran pembiayaan hingga 25 September 2020 dari penempatan dana pemerintah diproyeksikan mencapai Rp15,38 triliun atau 102,5% dari target. Segmen terbesar dari penerima pembiayaan tersebut adalah KPR subsidi, yakni untuk 28.807 debitur senilai Rp3,99 triliun. Dana itu setara 26% dari keseluruhan pembiayaan yang disalurkan.
Segmen lain penerima pembiayaan dari penempatan dana pemerintah, yang diproyeksikan terealisasi hingga 25 September 2020, adalah KPR nonsubsidi dan kredit konsumer lainnya, yakni mencakup 12.944 debitur senilai Rp3,38 triliun atau setara 22% dari keseluruhan pembiayaan yang disalurkan. Berikutnya kredit konstruksi dan kredit komersial lainnya sebanyak 2.454 debitur senilai Rp2,85 triliun (18,5%) dan kredit ke BUMN untuk 49 debitur senilai Rp5,15 triliun (33,5%). (Baca juga: Meremehkan Dosa Awal Datangnya Musibah dan Bencana)
Lihat Juga :