Hibah 32,2 Ha dari Lippo, Danantara Bangun Rusun MBR Tahan I Rp14-16 Triliun
Senin, 09 Maret 2026 - 10:36 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan yang sama, Hashim mengatakan, program pembangunan 3 juta rumah yang digagas Presiden Prabowo bukan sekadar proyek perumahan. Program ini juga strategi besar untuk menggerakkan perekonomian nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program itu juga merupakan bukti terjalinnya Indonesia Incorporated. “Ini benar-benar contoh Indonesia Incorporated ketika pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pihak bergerak bersama untuk kepentingan bangsa,” katanya.
Ada 180 sektor yang ikut berkontribusi setiap kali ada pembangunan rumah. “Karena itu, program perumahan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi sekitar 2% setahun. Ditambah pembangunan sektor industri dan lainnya, target pertumbuhan ekonomi 8% bisa terlampaui,” ujarnya. Baca juga: Burhanuddin Muhtadi: Program 3 Juta Rumah Dongkrak Kepuasan terhadap Presiden
Saat ini, kata Hashim, ada sekitar 9 juta-15 juta keluarga yang membutuhkan rumah tinggal dan sekitar 27 juta keluarga Indonesia yang menetap di rumah tidak layak huni. Pembangunan rumah mestinya lebih dari 3 juta unit setahun agar bisa mengejar ketertinggalan. Tapi, pembangunan perumahan yang sedang berjalan memberikan dampak ekonomi luar biasa.
Hashim menyampaikan apresiasi kepada Lippo yang telah menghibahkan lahan lebih dari 31,3 ha untuk pembangunan rusun subsidi tersebut. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah kita, Pak Mochtar (founder Lippo, Mochtar Riady) dan Pak James (Founder dan Ketua Yayasan Pelita Harapan, James Riady) yang telah menghibahkan lahan. Ini langkah yang bersejarah dan luar biasa,” tandasnya.
Program itu juga merupakan bukti terjalinnya Indonesia Incorporated. “Ini benar-benar contoh Indonesia Incorporated ketika pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pihak bergerak bersama untuk kepentingan bangsa,” katanya.
Ada 180 sektor yang ikut berkontribusi setiap kali ada pembangunan rumah. “Karena itu, program perumahan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi sekitar 2% setahun. Ditambah pembangunan sektor industri dan lainnya, target pertumbuhan ekonomi 8% bisa terlampaui,” ujarnya. Baca juga: Burhanuddin Muhtadi: Program 3 Juta Rumah Dongkrak Kepuasan terhadap Presiden
Saat ini, kata Hashim, ada sekitar 9 juta-15 juta keluarga yang membutuhkan rumah tinggal dan sekitar 27 juta keluarga Indonesia yang menetap di rumah tidak layak huni. Pembangunan rumah mestinya lebih dari 3 juta unit setahun agar bisa mengejar ketertinggalan. Tapi, pembangunan perumahan yang sedang berjalan memberikan dampak ekonomi luar biasa.
Hashim menyampaikan apresiasi kepada Lippo yang telah menghibahkan lahan lebih dari 31,3 ha untuk pembangunan rusun subsidi tersebut. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah kita, Pak Mochtar (founder Lippo, Mochtar Riady) dan Pak James (Founder dan Ketua Yayasan Pelita Harapan, James Riady) yang telah menghibahkan lahan. Ini langkah yang bersejarah dan luar biasa,” tandasnya.
(poe)
Lihat Juga :