GNIK dan Vanaya Institute Kolaborasi Dorong Penguatan Produktivitas Tenaga Kerja

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:15 WIB
loading...
GNIK dan Vanaya Institute...
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam peluncuran program Coaching for Productivity, Senin (9/3/2026). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Vanaya Institute bersama Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) kolaborasi meluncurkan program "Coaching for Productivity" untuk memperkuat kapasitas internal perusahaan dalam mengelola dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja secara berkelanjutan. Inisiatif yang merupakan bagian dari gerakan "One Productivity Coach per Company" ini ditandatangani di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli yang hadir dalam acara tersebut menekankan, peningkatan produktivitas perlu dimulai dari perubahan cara pandang dalam memaknai manusia sebagai pusat dari proses kerja dan pembangunan ekonomi. "Kita harus memulai dari filosofi memuliakan manusia. Karena itu, produktivitas perlu dimaknai sebagai cara pandang, cara kerja, alat kerja, dan budaya kerja," ujarnya.

Baca Juga: 20 Ribu Kuota Pelatihan Vokasi Nasional Disiapkan Kemnaker di 2026, Ini Cara Daftarnya

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari diskusi strategis yang sebelumnya dilakukan antara GNIK, Vanaya Institute, dan Kementerian Ketenagakerjaan. Dalam diskusi tersebut disepakati bahwa peningkatan produktivitas tidak hanya berkaitan dengan peningkatan output, tetapi juga mencakup efektivitas sistem kerja, kualitas kepemimpinan, serta budaya organisasi yang mendukung kinerja berkelanjutan.

Ketua Umum GNIK, Yunus Triyonggo, mengatakan, penguatan produktivitas nasional membutuhkan kolaborasi lintas sektor mengingat posisi Indonesia yang masih tertinggal dibanding negara tetangga. "Upaya peningkatan produktivitas membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas profesional. Mengingat produktivitas Indonesia saat ini masih berada di bawah 10 persen dari rata-rata negara Asia Tenggara dan bahkan tertinggal sekitar 50 tahun dari Jepang, inisiatif One Company One Productivity Coach menjadi langkah penting untuk mendorong perusahaan membangun kapasitas internal serta meningkatkan daya saing," jelasnya.



Sementara, CEO Vanaya Institute, Lyra Puspa, memaparkan pendekatan berbeda yang ditawarkan dalam program peningkatan produktivitas ini. Menurutnya, pendekatan coaching dapat melengkapi upaya perbaikan eksternal dengan membangun fondasi dari dalam diri pekerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Baru 27% Pekerja RI...
Baru 27% Pekerja RI Punya Keterampilan Digital, Menaker: Jauh di Bawah Standar Global
Menyoroti Pergeseran...
Menyoroti Pergeseran Peran Tenaga Kerja di Tengah Perkembangan Kebutuhan Lintas Industri
Link and Match Pendidikan-Dunia...
Link and Match Pendidikan-Dunia Kerja, Wilmar Dukung Program Magang Mahasiswa
Separuh Pengusaha RI...
Separuh Pengusaha RI Setop Ekspansi 5 Tahun ke Depan, Lapangan Kerja Terancam Lesu
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Mendobrak Batas: 36...
Mendobrak Batas: 36 Profesi Buktikan Tunanetra Mampu Taklukkan Sektor Formal
UBM Bahas Tren Tenaga...
UBM Bahas Tren Tenaga Kerja Pariwisata Global di Studium Generale 2026
Rekomendasi
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Berita Terkini
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved